KABAR PANGANDARAN — Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mencicipi kuliner khas Pindang Gunung saat menghadiri pembukaan acara Jaga Raksa Rupiah yang berkolaborasi dengan Pangandaran Fest di Alun-Alun Paamprokan Pamugaran Pangandaran, Kamis,22 Oktober 2026.
Kegiatan kolaboratif ini diselenggarakan dalam suasana suka cita merayakan Hari Jadi (Milangkala) Kabupaten Pangandaran yang telah menginjak usia ke-14. Acara berskala besar ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, hingga jajaran direksi dari berbagai perusahaan swasta maupun daerah.
Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Motor Penggerak Ekonomi
Dalam pidato sambutannya, Bupati Citra Pitriyami menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang hiburan atau perayaan semata, melainkan ruang penting untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi unggulan daerah.
Di usia Kabupaten Pangandaran yang ke-14 ini, pemerintah daerah bertekad untuk terus membangun reputasi Pangandaran agar tidak hanya dikenal karena keindahan alam dan destinasi wisatanya, melainkan juga melalui kekayaan kuliner, keberagaman seni, serta kearifan lokal.
Bupati berharap seluruh potensi tersebut dapat dikembangkan secara maksimal menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Dukungan Nyata bagi Pariwisata dan Kemandirian UMKM
Sebagai wujud pelestarian warisan lokal yang memiliki nilai jual, acara ini secara khusus menghadirkan Festival Pindang Gunung pada sore hari untuk mengenalkan kekayaan kuliner khas Pangandaran.
Tidak hanya itu, acara ini juga memamerkan kegiatan membatik yang merepresentasikan tingkat kreativitas masyarakat dengan nilai seni sekaligus daya saing ekonomi yang tinggi. Kemeriahan festival semakin lengkap dengan suguhan penampilan gerak tari kolosal yang menjadi bukti kekuatan seni dalam menyatukan masyarakat.
Menurut Bupati Citra, kemajuan sektor pariwisata daerah tidak dapat berdiri sendiri. Kesuksesan pariwisata membutuhkan dukungan penuh dari kelestarian budaya, kualitas pelayanan yang prima, ketersediaan produk-produk lokal, serta partisipasi aktif dari masyarakat.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, seniman, generasi muda, dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi mempromosikan potensi daerah, memperluas pasar produksi lokal, serta menggerakkan roda ekonomi.
Melesat Menuju Titik Jaya
Momen Milangkala ke-14 ini dinilai sebagai titik tolak yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan demi kemajuan daerah. Mengusung semangat kebersamaan “Ngahiji Dina Rasa, Ngawujud Dina Karya, Mawa Pangandaran Melesat Nepi ka Jaya”, Bupati mengajak semua pihak bersatu membawa Pangandaran ke arah yang jauh lebih baik.
Ia menutup sambutannya dengan harapan besar agar budaya lokal dapat terus hidup, kreativitas masyarakat bertumbuh, sektor UMKM semakin berdaya saing, dan kualitas pariwisata meningkat pesat sejalan dengan naiknya kesejahteraan masyarakat Pangandaran.***












