Berita  

Dua Puskesmas di Pangandaran Raih Penghargaan Nasional Transformasi Digital

Dua Puskesmas di Pangandaran Raih Penghargaan Nasional Transformasi Digital.(Istimewa).

KABAR PANGANDARAN – Sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Pangandaran kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah ini berhasil menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Transformasi Digital Award 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan Pangandaran sebagai daerah yang progresif dalam digitalisasi layanan publik. Puskesmas Cikembulan keluar sebagai Juara 1 Nasional, sementara Puskesmas Sidamulih berhasil menempati posisi Juara 3 Nasional. Keduanya dinilai unggul dalam kategori Pemanfaatan Antrean Online melalui aplikasi Mobile JKN di tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Capaian ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi indikator nyata keberhasilan integrasi teknologi dalam memangkas birokrasi layanan medis. Puskesmas Cikembulan dinilai memiliki sistem manajemen antrean yang efektif, efisien, serta ramah pengguna dibandingkan ribuan FKTP lain di seluruh Indonesia. Adapun Puskesmas Sidamulih menunjukkan konsistensi layanan digital yang mampu bersaing ketat hingga masuk tiga besar nasional.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja tenaga kesehatan di kedua puskesmas tersebut. Menurutnya, prestasi ini sekaligus menepis anggapan bahwa inovasi teknologi hanya milik kota-kota besar.

“Dua puskesmas ini menjadi contoh nyata bahwa Pangandaran memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Citra, Senin lalu.

Citra menambahkan, transformasi digital merupakan kunci pelayanan kesehatan di masa depan. Pemanfaatan antrean daring terbukti mengurai kepadatan pasien sekaligus memberikan kepastian waktu layanan. Ia berharap keberhasilan Cikembulan dan Sidamulih dapat memicu efek domino yang mendorong puskesmas lain di Pangandaran untuk meninggalkan cara-cara konvensional dan beralih ke sistem digital yang lebih transparan dan cepat.

Pengakuan dari BPJS Kesehatan ini menjadi validasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga mudah diakses melalui teknologi yang ada dalam genggaman tangan.