Berita  

Lansia Sebatangkara di Kalipucang Mengadu ke Bupati, Harapan Baru untuk Pengobatan Mata yang Tak Pernah Melihat

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Memapah Seorang Warganya Yang Hidup Sebatangkara Di Kawasan Jembatan Sodongkopo Nusawiru Cijulang Saat Sedang Menunggu Gubernur Jabar KDM,Minggu,15 Pebruari 2026,(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Suasana di Jembatan Sodongkopo Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, pada Minggu (15/2/2026) lalu tampak berbeda. Warga memadati kawasan tersebut untuk menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM. Di tengah keramaian itu, ada kisah pilu yang menyentuh hati.

Seorang lansia asal Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, dengan langkah tertatih menghampiri Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Di hadapan orang nomor satu di Pangandaran tersebut, ia menyampaikan keluh kesah hidupnya yang dijalani seorang diri.

Dengan suara lirih, lansia itu mengaku telah lama hidup sebatangkara. Ia menyampaikan keinginannya untuk berobat, berharap ada secercah cahaya bagi kedua matanya yang sejak kecil mengalami glaukoma dan tidak dapat melihat. Sejak lahir, dunia baginya hanya gelap.

Tak hanya berjuang dengan keterbatasan penglihatan, ia juga harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan keluarga. Menurut pengakuannya, sebagian besar saudara telah meninggal dunia. Meski ada yang masih hidup, ia merasa tak lagi diperhatikan. Hari-harinya dijalani dalam kesunyian.

Kondisi fisiknya yang renta membuat aktivitas sederhana menjadi perjuangan berat. Untuk mengambil air wudhu pun ia harus merangkak, sering kali terbentur dinding atau terpeleset karena tak mampu melihat arah. Meski demikian, ia tetap berusaha menunaikan ibadah. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, ia bersyukur masih mendapat bantuan dari pemerintah.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, membenarkan pertemuan tersebut. Ia mengaku tersentuh mendengar langsung keluhan warganya yang hidup dalam keterbatasan.

“Warga tersebut mengeluh ingin matanya yang sejak lahir tidak melihat untuk diobati,” ujarnya.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Ia akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Putrapinggan dan dinas terkait agar proses pengobatan dapat segera dilakukan, termasuk kemungkinan operasi mata sesuai hasil pemeriksaan medis.

“Nanti semua biaya ditanggung oleh Pemda Pangandaran,” ucapnya menegaskan komitmen di hadapan lansia tersebut.

Janji itu menjadi harapan baru bagi sang lansia, harapan akan kemungkinan melihat dunia yang selama ini hanya ia kenal lewat suara dan sentuhan. Di tengah riuhnya penyambutan pejabat, kisah sederhana itu mengingatkan bahwa tugas pemerintah sejatinya adalah hadir bagi mereka yang paling membutuhkan.

Semoga langkah kecil di Jembatan Sodongkopo Nusawiru hari itu menjadi awal perubahan besar dalam hidup seorang warga yang selama ini berjalan dalam gelap, namun tak pernah kehilangan harapan.