Berita  

Lima Penyelam Duck Dive Batukaras Diterjunkan, Pencarian Penerjun Payung Dihentikan Sementara Akibat Cuaca

Tim Penyelam Duck Dive Batukaras Saat Melakukan Penyelaman Pencarian Penerjun Payung Yang Jatuh Ke Laut, Kamis,1 Januari 2026.(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN — Sebanyak lima orang penyelam dari Duck Dive Batukaras diterjunkan untuk membantu pencarian seorang penerjun payung yang dilaporkan jatuh ke laut. Namun hingga kini, korban belum berhasil ditemukan lantaran kondisi air laut di dasar perairan yang sangat keruh sehingga menyulitkan proses pencarian.Kamis,1 Januari 2026.

Koordinator Pos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, mengatakan bahwa Operasi SAR Gabungan pada hari ini terpaksa dihentikan sementara karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Pencarian direncanakan akan kembali dilanjutkan pada Jumat, 2 Januari 2026.

“Operasi SAR Gabungan hari ini dihentikan sementara akibat cuaca yang tidak mendukung. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok,” ujar Edwin.

Sementara itu, Ketua Duck Dive Batukaras, Taufiq Hidayatulloh, menyampaikan bahwa pihaknya turut bergabung dengan Tim SAR Gabungan, khususnya bersama Rukun Nelayan Batukaras dan Babinsa dalam upaya pencarian korban yang telah memasuki hari ketiga.

“Untuk pencarian korban penerjun payung yang terjatuh ke laut, kami bergabung dengan Tim SAR Gabungan lainnya. Operasi SAR ini sudah memasuki hari ke-3,” kata Taufiq.

Ia menjelaskan, metode pencarian yang digunakan oleh tim penyelam Duck Dive Batukaras adalah teknik freedive. Metode tersebut dipilih menyesuaikan kondisi perairan yang memiliki tingkat kekeruhan tinggi sehingga jarak pandang di dasar laut sangat terbatas.

“Kami melaksanakan penyelaman dengan metode freedive karena kondisi air laut di dasar sangat keruh dan jarak pandang menjadi sangat minim,” jelasnya.

Operasi SAR Gabungan pada hari ketiga ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan melibatkan penyelam Duck Dive Batukaras bersama unsur SAR Gabungan lainnya. Selama pelaksanaan pencarian, tim terus melakukan koordinasi dengan Basarnas dan unsur terkait guna memaksimalkan upaya pencarian korban.

“Tim penyelam Duck Dive terus berkoordinasi dengan Basarnas serta Tim SAR Gabungan lainnya agar proses pencarian dapat berjalan maksimal,” pungkas Taufiq.***