KABAR PANGANDARAN – Sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga Jumat, 3 April 2026, total pendapatan daerah dari sektor wisata sejak 1 Januari hingga awal April 2026 telah mencapai Rp20.112.919.000.
Angka tersebut setara dengan 48,27 persen dari target pendapatan tahun berjalan, menandakan hampir setengah dari target tahunan berhasil dicapai dalam kurun waktu tiga bulan lebih. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa Pangandaran masih menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat yang diminati wisatawan.
Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran Sarlan mengatakan, khusus untuk periode bulan April 2026, pendapatan yang berhasil dikumpulkan tercatat sebesar Rp591.342.000. Nilai tersebut merupakan akumulasi pemasukan selama bulan berjalan yang diprediksi akan terus bertambah seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, terutama pada momentum libur Lebaran.
Bahkan, dalam hitungan harian, pendapatan juga menunjukkan angka yang cukup signifikan. Hingga pukul 10.00 WIB pada Jumat (3/4/2026), pendapatan sementara telah mencapai Rp270.667.000. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir hari.
Tidak hanya dari sisi pendapatan, jumlah kunjungan wisatawan juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 1.150.728 orang telah mengunjungi berbagai destinasi wisata di Pangandaran sejak awal tahun hingga saat ini.
Lonjakan jumlah pengunjung ini tak lepas dari momen libur panjang, khususnya libur Lebaran yang menjadi pendorong utama meningkatnya mobilitas wisatawan ke kawasan pesisir selatan Jawa Barat tersebut. Pantai Pangandaran, Batukaras, hingga destinasi wisata alam lainnya menjadi magnet utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran pun terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, serta kenyamanan bagi para wisatawan. Hal ini dilakukan guna menjaga kepercayaan publik sekaligus mempertahankan posisi Pangandaran sebagai destinasi wisata favorit.
Dengan capaian yang sudah mendekati 50 persen di awal tahun, optimisme terhadap tercapainya target pendapatan pariwisata tahun 2026 pun semakin menguat. Pemerintah berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun.***






