KABAR PANGANDARAN – Kanker serviks (leher rahim) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi perempuan di Indonesia. Penyakit ini kerap berkembang secara senyap karena pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Meski demikian, para tenaga kesehatan menegaskan bahwa kanker serviks termasuk jenis kanker yang paling mungkin dicegah dan bahkan dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini.
Menyikapi situasi tersebut, RSUD Pandega Pangandaran mengajak masyarakat, khususnya kaum wanita, untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Upaya pencegahan bukan hanya sekadar kewajiban medis, tetapi langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan dan meningkatkan kualitas hidup.
Pencegahan Efektif: Skrining dan Vaksinasi
Dalam imbauannya, RSUD Pandega menyoroti dua langkah kunci yang dapat menjadi benteng utama melawan kanker serviks, yakni:
1. Skrining Rutin
Pemeriksaan berkala seperti Pap Smear atau tes IVA berfungsi mendeteksi sel-sel abnormal di leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker. Semakin cepat kondisi terpantau, semakin besar peluang keberhasilan penanganan.
2. Vaksinasi HPV
Infeksi Human Papillomavirus (HPV) menjadi penyebab utama kanker serviks. Melalui vaksinasi HPV sejak usia remaja hingga dewasa, risiko penularan dan perkembangan kanker dapat ditekan secara signifikan, sekaligus melindungi generasi berikutnya.
Peran Bersama dalam Meningkatkan Kesadaran
RSUD Pandega Pangandaran menekankan bahwa upaya pencegahan kanker serviks tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan, tetapi memerlukan dukungan dan kesadaran kolektif. Masyarakat diimbau untuk saling mengingatkan ibu, istri, saudara perempuan, dan sahabat agar tidak menunda pemeriksaan dan vaksinasi.
“Banyak kasus ditemukan dalam kondisi sudah lanjut karena kurangnya deteksi dini,” ujar pihak RSUD Pandega dalam pernyataannya. “Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan rutin adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga.”
Selamatkan Masa Depan dengan Deteksi Dini
Saat ini, semakin banyak fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan skrining dan vaksinasi dengan akses yang lebih luas. Hal ini menjadi momentum penting untuk mengurangi angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pangandaran.
Sebagaimana pesan RSUD Pandega:
“Deteksi dini hari ini, selamatkan masa depan.”
Melalui edukasi, langkah pencegahan, serta kolaborasi seluruh pihak, diharapkan wanita Pangandaran semakin sehat, tangguh, dan terbebas dari ancaman kanker serviks.






