Berita  

STITNU Al Farabi Resmi Bertransformasi Menjadi INN Al Farabi, Siap Hadirkan Prodi Umum Unggulan

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama atau STITNU Al Farabi kini resmi beralih status menjadi Institut Nasional Nusantara Al Farabi Pangandaran.(Istimewa).

KABAR PANGANDARAN – Transformasi besar terjadi di dunia pendidikan tinggi Kabupaten Pangandaran. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama atau STITNU Al Farabi kini resmi beralih status menjadi Institut Nasional Nusantara Al Farabi. Perubahan ini menandai babak baru perkembangan pendidikan tinggi Islam di Pangandaran yang kini mulai merambah ke ranah pendidikan umum dan teknologi modern.

Langkah strategis tersebut menjadikan INN Al Farabi sebagai institusi pendidikan tinggi Islam pertama di Pangandaran yang memperluas cakupan keilmuan ke berbagai bidang umum. Transformasi ini dilakukan sebagai jawaban atas tantangan zaman sekaligus kebutuhan sumber daya manusia yang semakin kompleks, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Perubahan bentuk lembaga pendidikan ini tidak hanya sekadar pergantian nama, melainkan menjadi simbol perluasan visi besar kampus dalam mencetak generasi yang unggul secara spiritual, akademik, dan profesional. INN Al Farabi ingin menghadirkan pendidikan yang mampu memadukan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebagai bagian dari rencana strategis pasca-transformasi, pihak kampus kini tengah mempersiapkan pengajuan sejumlah Program Studi (Prodi) Strata-1 umum yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan zaman. Program studi tersebut meliputi S1 Ilmu Hukum, S1 Data Science atau Sains Data, S1 Ilmu Gizi, S1 Pariwisata, serta S1 Sistem Informasi.

Kehadiran prodi umum tersebut nantinya akan melengkapi program studi berbasis keislaman yang sebelumnya telah berjalan dan terakreditasi. Saat ini, INN Al Farabi telah memiliki sejumlah program studi, di antaranya S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), S1 Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), S1 Ilmu Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhshiyyah), serta S1 Manajemen Bisnis Syariah (MBS).

Rektor Institut Nasional Nusantara Al Farabi, Dr. KPA. Dasep S Ubaidillah, mengatakan transformasi ini merupakan amanah besar dalam upaya memajukan peradaban dan kualitas pendidikan masyarakat Pangandaran serta daerah sekitarnya.

“Alhamdulillah, transformasi menjadi Institut Nasional Nusantara Al Farabi adalah jawaban kami atas harapan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa putra-putri Pangandaran bisa mengakses pendidikan tinggi yang komprehensif tanpa harus jauh-jauh ke luar daerah. Dengan rencana pembukaan prodi umum seperti Data Science, Pariwisata, hingga Ilmu Hukum, kami berkomitmen memadukan nilai-nilai keislaman dengan keahlian profesional yang spesifik,” ujarnya.

Menurutnya, INN Al Farabi mengusung visi “Berilmu, Berakhlak, dan Berkontribusi untuk Nusantara dan Dunia”. Visi tersebut menjadi landasan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kuat dalam penguasaan teori, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin mencetak sarjana yang tidak hanya cakap dalam teori, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial bagi bangsa dan umat,” tuturnya.

Dengan dukungan fasilitas pendidikan yang terus berkembang serta tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya, INN Al Farabi optimistis mampu menjadi pusat keilmuan modern yang menginspirasi generasi muda.

Fokus pengembangan pada sektor pariwisata dan teknologi informasi juga dinilai sangat relevan dengan potensi besar Pangandaran sebagai daerah destinasi wisata unggulan nasional bahkan internasional. Kehadiran program studi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga ahli lokal yang memiliki kompetensi akademik dan profesional untuk mendukung kemajuan daerah.

Transformasi ini pun diharapkan menjadi awal lahirnya generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Nusantara dan keislaman yang menjadi identitas utama kampus.***