KABAR PANGANDARAN — Kepedulian terhadap sarana ibadah kembali ditunjukkan oleh masyarakat dan komunitas lokal di Kabupaten Pangandaran. Masjid Al-Abror yang berlokasi di Dusun Tenjosari, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, saat ini berada dalam kondisi yang memprihatinkan, terutama saat musim hujan tiba.
Kebocoran parah terjadi pada bagian dak beton masjid, menyebabkan air mengalir deras ke area tengah ruang utama ibadah dan membasahi sajadah. Kondisi ini makin mengkhawatirkan karena kebocoran tersebut kerap memicu korsleting listrik. Padahal, Masjid Al-Abror juga aktif digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar anak-anak TK setempat, sehingga keselamatan jamaah dan anak-anak menjadi perhatian utama masyarakat serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Melihat kondisi tersebut, komunitas pecinta hobby trabas lokal tergerak untuk ikut mengambil bagian dalam upaya renovasi area dak masjid.
Event Trail “Ulin Bareng” untuk Renovasi Masjid
Melalui inisiatif Kang Hadro selaku Ketua Komunitas Trail Lokal Slow Fun Adventure, sebuah kegiatan bertajuk “Ulin Bareng (UBAR) Baksos Dalam Rangka Renovasi Masjid Al-Abror” siap digelar pada:
Hari / Tanggal: Minggu, 25 Oktober 2026
Lokasi: Dusun Tenjosari, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran
Biaya Pendaftaran: Rp80.000 / Rider
Fasilitas Peserta: Scrutinizing (Scrut), Kupon Undian, Makan, dan Jalur Trail
Sistem alokasi dana pendaftaran dilakukan secara transparan demi akuntabilitas kegiatan:
Rp40.000 dialokasikan langsung untuk donasi renovasi Masjid Al-Abror. Penyerahan donasi akan disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat dan diterima langsung oleh Ketua MUI Desa Selasari.
Rp40.000 digunakan untuk operasional kepanitiaan (persiapan jalur, penyediaan hadiah/doorprize, konsumsi peserta, dan kebutuhan acara lainnya).
Dukungan Penuh Kepala Desa dan Potensi Wisata Selasari
Kegiatan bakti sosial ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A.Md. Beliau menegaskan kesiapannya untuk membantu kelancaran seluruh rangkaian acara.
”Kegiatan ini sangat positif. Selain membantu tempat ibadah, ajang ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Desa Selasari kepada para offroader, sekaligus mempromosikan potensi wisata unggulan kami seperti Santirah River Tubing dan seni budaya khas Desa Wisata Selasari,” ujar Udin Tugaswara.
Kepala Desa juga berpesan kepada seluruh peserta rider agar senantiasa menjaga ketertiban, keselamatan, serta mengedepankan kesantunan saat berkendara melewati area pemukiman warga.
Melalui sinergi antara komunitas Slow Fun Adventure, DKM, tokoh agama, dan pemerintah desa, kegiatan UBAR Baksos ini diharapkan tidak hanya sukses menyalurkan hobi para rider, tetapi juga membawa keberkahan dan solusi nyata bagi perbaikan Masjid Al-Abror.












