KABAR PANGANDARAN — Bupati Pangandaran mengajak seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kabupaten Pangandaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang humanis, cepat tanggap, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas memberikan pengobatan, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat merasa dihargai, didengarkan, dan dilayani dengan sepenuh hati. Menurutnya, pendekatan yang ramah dan responsif dari tenaga kesehatan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan pemerintah.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal medis, tetapi juga soal sikap. Masyarakat datang ke Puskesmas dengan harapan mendapat solusi, kenyamanan, dan perhatian. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang humanis dan responsif,” ujar Bupati.Jumat,24 April 2026.
Ia juga menekankan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat harus dipandang sebagai bagian penting dari proses evaluasi. Menurutnya, setiap keluhan yang disampaikan warga seharusnya menjadi cermin untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar kualitas layanan kesehatan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
“Kritik dari masyarakat jangan dianggap sebagai hambatan, tetapi jadikan itu sebagai bahan introspeksi. Dari kritik itulah kita bisa mengetahui apa yang perlu dibenahi sehingga pelayanan ke depan bisa lebih maksimal,” katanya.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga sarana dan prasarana kesehatan agar tetap dalam kondisi baik. Fasilitas yang bersih, nyaman, dan terawat dinilai akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pasien maupun kinerja tenaga medis dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal juga harus didukung dengan sinergi yang kuat antar tenaga kesehatan di setiap Puskesmas. Komunikasi yang baik antara dokter, perawat, bidan, petugas administrasi, hingga tenaga pendukung lainnya dinilai sangat penting dalam menciptakan sistem pelayanan yang efektif dan efisien.
“Kerja sama yang solid antar tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Jika komunikasi berjalan baik, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan lebih cepat, tepat, dan profesional,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran sendiri terus berupaya mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan di seluruh wilayah, baik melalui peningkatan fasilitas, pelatihan tenaga kesehatan, maupun penguatan sistem pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah pelosok, dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.
Bupati berharap seluruh jajaran kesehatan di Pangandaran memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas bersama.
“Jika masyarakat sehat, maka pembangunan akan berjalan lebih baik. Karena itu mari bersama-sama kita wujudkan pelayanan publik yang semakin baik, karena kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***






