bjb
Berita  

G10K Gairahkan Wisata Kab. Tasik

SUKARATU, (KAPOL).- Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-385, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Lomba lari dan Jalan sehat Galunggung 10 Kilo Meter [GIOK] yang dilepas langsung oleh Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, dari titik start di depan SMPN 1 Kecamatan Padakembang menuju Kawasan Wisata Cipanas Galunggung Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu, Rabu (30/8/17).

Sebanyak 850 orang peserta lomba lari datang dari berbagai daerah di Jawa Barat dan luar Pulau Jawa. Sedangkan Lomba Jalan sehat diikuti oleh sekira 5 ribu peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Menurut Bupati Uu Ruzhanul Ulum, tujuan utama diselenggarakannya GIOK adalah untuk meningkatkan sektor pariwisata yang menjadi salah satu misi pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya akui pembangunan pada sektor pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya masih lemah. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya selalu mendorong pencapaian target peningkatan kunjungan wisatawan. Kegiatan G10K diharapkan dapat mewujudkan tercapainya angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Tasikmalaya agar semakin membaik,” tutur Uu.

Untuk tercapainya peningkatan sektor pariwisata, Uu menekankan agar dinas terkait dapat meningkatkan perbaikan infrastruktur menuju tempat tujuan wisata, ditambah berbagai fasilitas yang menunjang para wisatawan.

“Insya Allah di kawasan wisata Galunggung akan dibangun fasilitas masjid dan taman yang akan menambah daya tarik wisatawan untuk datang. Tinggal menentukan titik lokasi yang paling pas agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Uu berpesan meskipun sektor pariwisata menjadi prioritas pembangunan, tetapi para pelaku sektor pariwisata jangan melupakan norma-norma yang berlaku dalam menjalankan usahanya.

“Kabupaten Tasikmalaya dikenal sebagai daerah yang Religius Islami. Dinas Pariwisata dan para pelaku usaha wisata harus benar-benar memperhatikan tiga norma utama dalam mempromosikan sektor pariwisata yaitu norma agama, norma negara dan norma sosial kemasyarakatan. Ketiga norma itu jangan sampai dilanggar, karena kita memiliki masyarakat yang religius Islami,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saeeful Bahri dalam laporannya menjelaskan, tujuan diselenggarakannya GIOK adalah untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kawasan wisata Galunggung baik skala regional maupun internasional.

Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Tasikmalayam sekaligus sebagai media bagi para pecinta olah raga lari untuk menyalurkan bakatnya untuk pencapaian prestasi. (Imam Mudofar/Diskominfo/ADV)***