bjb
Berita  

Jalan Nasional Berlubang, Banyak Makan Korban

PARIGI, (KAPOL).- Bukan hanya kali ini saja, banyak warga sebagai pengguna jalan terperosok di jalan berlubang di ruas jalan nasional Pangandaran-Parigi, tepatnya di jembatan Cikembulan Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

Namun naas, kali ini salahsatu pengguna jalan, Kaswan (50) warga Batuhiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi menjadi korban akibat terjatuh setelah kendaraan roda duanya menginjak jalan yang berlubang di jembatan tersebut dan mengalami cidera hingga harus mendapatkan perawatan di Puskesmas.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (15/7/2018) kemarin, ketika korban hendak pulang dari Pangandaran kerumahnya di Parigi.
Tiba-tiba kendaraan roda dua yang dinaikinya menginjak lubang dan terjatuh. Melihat kondisi jalan tersebut banyak pengendara yang mengeluhkan kondisi jalan nasional yang tidak segera diperbaiki.

“Jalan itu sudah lama digaruk tapi sampai sekarang tidak ditambal-tambal. Apalagi lubangnya tambah melebar dan dalam sehingga bisa membahayakan pengendara yang melintas di jalan jembatan Cikembulan tersebut,” ujar Samsul (23) salahsatu pengendara yang kebetulan tengah melintas dijalan tersebut.

Bukan hanya Kaswan yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, berdasarkan pengakuan warga, kecelakaan tersebut juga dialami oleh Septian (17) warga Desa Bojong Jec Parigi.

Septian mengalami cidera yang sama. Selain mengalami luka, korban juga mengalami kerugian motor yang ia kendarai mengalami rusak.

Saat dikonfirmasi salahsatu Pengawas Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Kementerian PUPR, Irfan mengatakan, pihaknya mengaku belum mendapat laporan terkait adanya kecelakaan lalulintas tersebut.

“Ya nanti akan saya laporkan ke pimpinan saya atas kejadian tersebut,” ujar Irfan.

Ditanya soal pekerjaan jalan di jalan nasional di jembatan Cikembulan, kata Irfan, sebenarnya pekerjaan perbaikan tersebut ada dibawah pengawasannya.

“Hanya saja pengerjaannya dari tim lainnya. Bukan dari kami,” ucap Irfan.

Namun kata Irfan, laporannya akan diterimanya dan ditampung untuk ditindaklanjuti ke tim yang mendapat proyek pekerjaan perbaikan jalan nasional di jembatan Cikembulan.

“Kalau pekerjaan itu tanggungjawab saya pasti akan langsung saya tangani sebelum liburan lebaran kemarin,” katanya.

Bahkan dirinya pun dengan Koordinator lapangan sudah menekankan kepada pihak rekanan yang akan melakukan pekerjaan perbaikan jalan.

“Bahkan pak Bupati Pangandaran (Jeje Wiradinata) pun sudah memberikan arahan ke kami kenapa jalannya belum diperbaiki lhawatir akan terjadi apa-apa terhadap pengendara,” ucapnya.

Paket pekerjaan perbaikan jalan nasional di bagian selatan, menurut Irfan, yang ruasnya mulai dari Sindangbarang hingga ke Cipatujah, namun di dalam paket tersebut tidak semuanya dikerjakannya.

“Sehubungan ada alokasi PPK lain yang mengerjakannya,” ujar Irfan, seraya dirinya menegaskan kembali, meski bukan tanggungjawabnya dalam pekerjaan di jalan jembatan Cikembulan tersebut, namun dirinya akan menindaklanjuti atas kejadian kecelakaan tersebut ke pimpinannya.

Jalan Nasional Pangandaran-Parigi Minim Lampu Penerangan

Menyikapi meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas, terutama disepanjang jalan nasional Pangandaran-Parigi, Kepala Unit Lantas Polsek Pangandaran, Ipda Anang Tri menghimbau agar pihak terkait untuk menambah lampu penerangan dan rambu-rambu.

“Karena mulai dari jalan Babakan sampai ke Sukaresik masih minim penerangan sehingga angka kecelakaan meningkat,” ujar Anang.
Terkait kondisi jalan di jembatan Cikembulan, Anang mengatakan, apabila sedang dalam proses pengerjaan perbaikan jalan, seharusnya diberikan rambu-rambu atau police line supaya pengguna jalan tidak terjebak yang akhirnya terjadi kecelakaan.

“Apalagi di jalan yang berlubang harus dikasoh rambu-rambu sebagai tanda bahaya supaya pengguna jalan bisa mengetahui dan menghindak,” ucap Anang, seraya pihaknya akan menangani kasus kecelakaan tersebut untuk menindaklanjuti kasus kecelakaan yang terjadi dilokasi pekerjaan yang menelan korban luka-luka.

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan pihak pelaksana pekerjaan perbaikan jalan di ruas jalan jembatan Cikembulan,” pungkasnya. (Agus Kusnadi)***