Berita  

Mengharukan, Lisa Siswi SMPN 2 Parigi Lukis Wajah Bupati Pangandaran Selama 1 Minggu

Seorang siswi kelas VIII G SMP Negeri 2 Parigi, Lisa, menunjukkan bakat dan kreativitasnya dengan menghadiahkan sebuah lukisan kepada Citra Pitriyami.Rabu,18 Pebruari 2026,(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Seorang siswi kelas VIII G SMP Negeri 2 Parigi, Lisa, menunjukkan bakat dan kreativitasnya dengan menghadiahkan sebuah lukisan kepada Citra Pitriyami. Karya tersebut merupakan hasil lukisan tangan Lisa sendiri yang dikerjakan dengan penuh ketekunan selama kurang lebih satu minggu.

Penyerahan lukisan dilakukan secara langsung kepada Bupati Pangandaran di sela-sela kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran dalam program penanaman jagung serentak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Pangandaran sebagai bentuk implementasi pembelajaran ekologi serta penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Momen penyerahan lukisan itu berlangsung haru dan penuh kebanggaan. Bupati Citra Pitriyami tampak terharu sekaligus mengapresiasi hasil karya Lisa. Ia memuji keberanian serta kreativitas siswi tersebut yang mampu menyalurkan bakat seninya melalui sebuah karya yang bermakna.

Lisa mengungkapkan bahwa proses pembuatan lukisan tersebut membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Ia mengerjakannya di sela-sela aktivitas belajar di sekolah.

Dengan penuh ketelitian, Lisa berusaha menghadirkan detail wajah dan ekspresi Bupati Pangandaran agar terlihat semirip mungkin.

“Saya membuat lukisan ibu Bupati sekitar satu minggu,” katanya, Rabu,18 Pebruari 2026.

Kehadiran karya seni dari pelajar dalam kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi warna tersendiri. Selain menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan melalui program ekologi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan potensi diri.

Program penanaman jagung serentak yang digagas Disdikpora Kabupaten Pangandaran ini tidak hanya bertujuan memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan pelajar, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, serta semangat berkarya.

Aksi Lisa menjadi contoh nyata bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh seiring dengan pengembangan bakat dan minat siswa di berbagai bidang.***