KABAR PANGANDARAN — Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah guna mendongkrak perekonomian masyarakat. Terbaru, Bupati Pangandaran melakukan monitoring langsung ke lokasi proyek pembangunan jembatan strategis yang berada di Dusun Bojong, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang.Selasa,26 Mei 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Pangandaran tersebut bertujuan untuk memastikan progres pengerjaan berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, dan tanpa kendala berarti. Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu prioritas infrastruktur penting yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat setelah sekian lama mendambakan akses transportasi yang lebih layak dan cepat.
Menghubungkan 6 Desa dan 2 Kecamatan
Jembatan di Dusun Bojong ini bukan sekadar infrastruktur penyeberangan biasa, melainkan jalur nadi utama yang memiliki multiplier effect bagi mobilitas warga. Berdasarkan cetak biru pembangunan, jembatan ini nantinya akan menghubungkan enam desa sekaligus, yaitu: Desa Putrapinggan, Desa Ciparakan, Desa Tunggilis, Desa Sukahurip, Desa Cibuluh dan Desa Banjarharja.
Lebih dari itu, jembatan tersebut juga menjadi akses penghubung vital antara dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kalipucang dan Kecamatan Pangandaran. Selama ini, warga di beberapa desa tersebut harus mengambil rute memutar yang cukup jauh untuk saling berkunjung atau membawa hasil bumi, sehingga keberadaan jembatan baru ini dipastikan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Sektor Pertanian
Dalam sela-sela peninjauannya, Bupati Pangandaran menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan. Akses yang lebih mudah akan mempermudah distribusi barang dan jasa, terutama hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama mayoritas warga sekitar.
“Infrastruktur yang mantap adalah kunci kesejahteraan warga. Jika jembatannya sudah rampung, biaya logistik bisa ditekan, anak-anak pergi sekolah lebih aman, dan perputaran uang di enam desa ini akan bergerak jauh lebih cepat,” ujar Bupati di lokasi proyek.
Pemerintah daerah juga optimistis bahwa terbukanya akses ini akan memicu lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang jalur penghubung. Sektor pariwisata lokal yang sedang berkembang di Pangandaran pun diyakini akan mendapat dampak positif berkat kemudahan aksesibilitas ini.
Target Penyelesaian dan Harapan Masyarakat
Di lokasi yang sama, sejumlah warga Dusun Bojong mengaku sangat antusias melihat jalannya pembangunan. Mereka berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sebelum memasuki musim penghujan ekstrem, agar manfaatnya bisa segera dirasakan secara nyata.
Pihak Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (DPUPRKPP) Kabupaten Pangandaran yang mendampingi bupati menegaskan, seluruh proses konstruksi diawasi secara ketat. Pemerintah daerah meminta pihak kontraktor untuk tetap menjaga kualitas material dan mengutamakan keselamatan kerja (K3).
Dengan pengerjaan yang terus dikebut, jembatan penghubung di Desa Putrapinggan ini ditargetkan dapat segera beroperasi penuh dalam waktu dekat, sekaligus menjadi kado manis bagi pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pangandaran.***






