KABAR PANGANDARAN – Delapan atlet muda cabang olahraga polo air asal Kabupaten Pangandaran resmi ambil bagian dalam ajang Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2026 kategori U-20 yang digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 28 April hingga 1 Mei 2026. Keikutsertaan para atlet belia ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga Pangandaran karena mereka berani bersaing di tingkat nasional meski sebagian besar masih berusia sangat muda.
Turnamen nasional tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi dalam kalender olahraga akuatik Indonesia. Meski harus menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah yang memiliki pengalaman lebih matang, tim polo air Pangandaran tetap optimistis mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Adapun delapan atlet yang memperkuat tim polo air Kabupaten Pangandaran dalam ajang tersebut yakni Habsyi Dzaki Permana (2013) sebagai penjaga gawang, Miqdam Dzati Jauhar (2014), Raihan Fauzy Alghifari (2013), Griseldis Lionel Vallda (2013), Aditiya Rievaldy (2011), Azril Muhammad Ikhsan (2010), Excel Atalla Haryanto (2009), dan Yoke Aditia Pasa (2007).
Meski usia mereka masih tergolong sangat muda, semangat bertanding para atlet ini tidak kalah dengan tim-tim besar lainnya. Mereka hadir bukan sekadar untuk meramaikan kompetisi, tetapi juga untuk menguji kemampuan hasil latihan yang selama ini dijalani secara intensif di bawah pembinaan pelatih.
Dalam jadwal pertandingan, pada 28 April 2026, tim polo air Pangandaran dijadwalkan berhadapan dengan tim kuat dari Sumatera Barat. Kemudian pada 29 April pagi, mereka akan menghadapi Aquatik Legawa, dan pada sore harinya kembali turun bertanding melawan tim dari DKI Jakarta. Rangkaian pertandingan tersebut menjadi tantangan berat sekaligus pengalaman berharga bagi para atlet muda Pangandaran.
Keikutsertaan di kejuaraan nasional ini juga menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov Jabar) 2026 yang akan digelar pada Oktober mendatang. Melalui pertandingan tingkat nasional, para pemain diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding, strategi permainan, serta kekompakan tim saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
Tim polo air Kabupaten Pangandaran saat ini ditangani oleh empat pelatih yang terus fokus dalam pembinaan atlet, yakni Amir Hamzah sebagai Head Coach, didampingi Sulthan Mubiina Syah, S.H., Regi Mulya Ramdhani, S.H., dan Reni Dwi Permani, S.Pd.
Amir Hamzah yang juga menjabat sebagai Bidang Pembinaan Prestasi Akuatik Kabupaten Pangandaran menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet muda di Festival Akuatik Indonesia sangat penting untuk perkembangan mereka ke depan.
“Dengan adanya jam terbang di event seperti ini, pengalaman para atlet akan bertambah, baik secara individu maupun sebagai sebuah tim. Mereka akan semakin matang dan lebih kompak menghadapi kompetisi berikutnya,” ujarnya.Senin,27 April 2026.
Menurutnya, keberanian para atlet muda tampil di level nasional menunjukkan bahwa Pangandaran memiliki potensi besar dalam cabang olahraga polo air. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin ke depan Pangandaran dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Partisipasi dalam Festival Akuatik Indonesia 2026 ini pun menjadi langkah nyata bagi Kabupaten Pangandaran dalam membangun prestasi olahraga akuatik, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga.***






