KABAR PANGANDARAN – Bupati Citra Pitriyami memimpin langsung kegiatan sosialisasi penataan kawasan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran sebagai upaya menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan (sustainable) dan nyaman bagi pengunjung. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercantik “wajah” pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Dalam sosialisasi bertajuk Penataan Pantai Berkelanjutan Pangandaran, Bupati Citra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pengembangan kawasan Pantai Barat dan Pantai Timur agar lebih tertata, bersih, serta memberikan pengalaman wisata yang aman dan menyenangkan.
“Penataan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran terus kita dorong agar semakin tertata dan nyaman,” ujar Bupati Citra, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan pantai tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian pantai sebagai aset utama daerah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Revitalisasi Pantai Pangandaran yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Program tersebut dirancang dalam beberapa tahap, dengan target penyelesaian fase pertama pada akhir tahun 2026. Hingga saat ini, sejumlah progres telah dicapai, di antaranya pembersihan sepanjang 5 kilometer garis pantai serta pembangunan berbagai fasilitas pendukung.
Fasilitas tersebut meliputi penyediaan tempat sampah terpilah di sejumlah titik strategis, pembangunan jalur pejalan kaki yang ramah wisatawan, serta penataan area publik agar lebih tertib dan estetis. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, Dadan Sugistha, menyambut baik tingginya antusiasme peserta dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan pantai yang berkelanjutan.
“Kolaborasi ini krusial untuk memastikan pantai kita tetap hijau dan atraktif, sehingga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan,” ungkapnya.
Tak hanya pemerintah dan pelaku usaha, masyarakat setempat juga menunjukkan respons positif terhadap program penataan ini. Salah satu nelayan di kawasan Pantai Pangandaran mengaku siap mendukung upaya tersebut melalui semangat gotong royong.
“Kami siap menjaga pantai agar tetap indah untuk anak cucu. Ini juga demi masa depan pariwisata di daerah kami,” ujarnya.
Dengan adanya penataan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran optimistis mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata di tingkat regional maupun nasional. Selain memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, penataan ini juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan.
Ke depan, Pangandaran ditargetkan tidak hanya menjadi tujuan wisata favorit di Jawa Barat, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata premium yang mengedepankan konsep ramah lingkungan, kenyamanan, serta kualitas layanan yang berstandar tinggi.






