KABAR PANGANDARAN- Keberuntungan kembali menghampiri nelayan di pesisir Pangandaran. Seorang nelayan asal Pangandaran bernama Marino (62) berhasil membawa pulang hasil tangkapan ikan jenis cabuk sebanyak empat ekor dengan total berat mencapai lebih dari 60 kilogram setelah melaut selama tiga hari. Hasil tangkapan tersebut kemudian dilelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PPI Cikidang Babakan Pangandaran pada Kamis, 30 April 2026.
Tangkapan ikan cabuk berukuran besar itu menarik perhatian para pedagang dan warga yang berada di area pelelangan. Bentuk ikan yang tidak biasa dengan ukuran yang jauh lebih besar dibanding hasil tangkapan harian nelayan pada umumnya membuat suasana pelelangan siang itu menjadi ramai.
Marino mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya sudah berada di laut selama tiga hari sebelum akhirnya berhasil mendapatkan ikan bernilai tinggi tersebut. Menurutnya, hasil tangkapan kali ini menjadi salah satu rezeki yang patut disyukuri di tengah kondisi cuaca laut yang tidak selalu bersahabat.
“Untuk tangkapan hari siang ini dapat empat ekor, total beratnya mencapai 60 kilogram lebih,” ujar Marino saat ditemui usai proses pelelangan.
Ia mengungkapkan bahwa seluruh hasil tangkapan itu langsung dilelang setibanya di darat. Dari proses lelang tersebut, ikan cabuk miliknya terjual dengan nilai mencapai lebih dari Rp14 juta. Nilai tersebut dinilai cukup besar untuk sekali melaut, terlebih dalam waktu hanya beberapa hari.
“Alhamdulillah untuk hasil tangkapan kali ini bisa membawa pulang uang 14 juta,” katanya dengan wajah sumringah.
Menurut sejumlah nelayan senior di Pangandaran, ikan cabuk termasuk salah satu jenis ikan laut yang memiliki nilai jual tinggi karena ukurannya besar dan dagingnya diminati pasar tertentu. Namun ikan tersebut tidak selalu mudah didapat karena keberadaannya cukup jarang dan bergantung pada musim serta kondisi perairan.
Marino menuturkan, keberhasilannya menangkap ikan cabuk bukanlah yang pertama kali. Pada beberapa waktu lalu, dirinya juga pernah mendapatkan tangkapan serupa dalam jumlah lebih besar. Bahkan kala itu hasil lelang ikan cabuk miliknya sempat menembus angka fantastis hingga ratusan juta rupiah.
“Dulu juga pernah dapat ikan cabuk, setelah dilelang hasilnya sampai sekitar 200 juta rupiah,” ungkapnya.
Cerita keberhasilan Marino pun menjadi pembicaraan di kalangan nelayan setempat. Banyak yang berharap hasil tangkapan serupa bisa kembali didapat oleh nelayan lain, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.
Sementara itu, aktivitas pelelangan ikan di PPI Cikidang Babakan Pangandaran setiap harinya memang menjadi pusat transaksi hasil tangkapan nelayan lokal. Beragam jenis ikan hasil laut dari perairan selatan Jawa dijual di lokasi tersebut, mulai dari ikan konsumsi biasa hingga jenis ikan bernilai ekonomis tinggi.
Bagi Marino, hasil tangkapan kali ini menjadi berkah tersendiri yang memberikan semangat baru untuk kembali melaut. Meski pekerjaan sebagai nelayan penuh risiko dan ketidakpastian, ia meyakini laut tetap menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan bagi mereka yang tekun menjalaninya.***






