KABAR PAMGANDARAN – Setelah kurang lebih tujuh tahun tidak digunakan sebagai arena penyelenggaraan turnamen sepak bola, Lapangan Sepakbola Taruna Cijulang akhirnya kembali bergeliat. Kebangkitan lapangan yang sempat vakum sejak pandemi Covid-19 tersebut ditandai dengan digelarnya Turnamen Sepakbola Danramil Cup 2026, yang diikuti sejumlah tim dari berbagai daerah.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum menghidupkan kembali semangat pembinaan sepak bola di wilayah Kecamatan Cijulang dan sekitarnya. Antusiasme masyarakat serta para pemain terlihat tinggi sejak pertandingan perdana digelar, dengan ratusan penonton memadati area lapangan untuk memberikan dukungan kepada tim favorit mereka.
Ketua Panitia Pelaksana Danramil Cup 2026, Dona Permana, mengatakan bahwa Lapangan Taruna Cijulang telah lama tidak digunakan sebagai lokasi turnamen sepak bola.
“Lapang Taruna vakum sejak zaman Covid-19 lalu. Kurang lebih hampir tujuh tahun tidak ada turnamen sepak bola yang digelar di sini,” ujar Dona.
Menurutnya, penyelenggaraan Danramil Cup 2026 menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi lapangan sebagai pusat kegiatan olahraga masyarakat, khususnya sepak bola.
Ia berharap, setelah turnamen ini selesai, Lapangan Taruna Cijulang akan terus dimanfaatkan sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kompetisi maupun kegiatan pembinaan atlet muda.
“Pada intinya kegiatan kali ini untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh pemain sepak bola dari berbagai daerah. Selain itu, kami ingin menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di Cijulang agar semakin berkembang,” tambahnya.
Dona juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen, mulai dari panitia, sponsor, pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi menjaga kelancaran kegiatan.
Sementara itu, Danramil Cijulang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras menghadirkan kembali turnamen sepak bola di Lapangan Taruna.
Menurutnya, olahraga sepak bola bukan sekadar mencari kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai sportivitas, serta membangun karakter generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan Turnamen Danramil Cup 2026. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar hingga selesai,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial, maupun suporter agar selalu menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Kami berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas saat bermain dan tetap menjalin persaudaraan antarpemain maupun antartim. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun persahabatan harus tetap terjaga,” pesannya.
Turnamen Danramil Cup 2026 diharapkan mampu menjadi agenda rutin tahunan yang dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari wilayah Pangandaran, khususnya Kecamatan Cijulang. Selain menjadi wadah kompetisi, ajang ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, karena meningkatnya aktivitas penonton dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan.
Dengan kembali aktifnya Lapangan Sepakbola Taruna Cijulang, masyarakat berharap gairah sepak bola di wilayah tersebut kembali bangkit dan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan melalui olahraga.






