KABAR PANGANDARAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran kembali menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terhitung mulai Senin, 6 Juli 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pangandaran tersebut resmi mengoperasikan layanan pemeriksaan mamografi sebagai bagian dari penguatan layanan radiologi dan deteksi dini penyakit kanker.
Kehadiran fasilitas mamografi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Pangandaran maupun wilayah sekitar pesisir selatan Jawa Barat. Selama ini, banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk menjalani pemeriksaan mamografi. Kini, layanan tersebut sudah dapat diakses lebih dekat tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh.
Manajemen RSUD Pandega Pangandaran menyampaikan bahwa layanan mamografi dihadirkan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kanker payudara melalui deteksi dini.
“Kini masyarakat dapat melakukan pemeriksaan mamografi untuk membantu deteksi dini kanker payudara dengan lebih mudah dan dekat,” tulis pihak manajemen RSUD Pandega dalam keterangan resminya.
Mamografi merupakan pemeriksaan radiologi menggunakan sinar-X dosis rendah yang dirancang khusus untuk mendeteksi perubahan atau kelainan pada jaringan payudara. Pemeriksaan ini mampu menemukan benjolan atau tanda-tanda awal kanker payudara, bahkan sebelum muncul gejala yang dapat dirasakan secara fisik.
Dengan deteksi yang dilakukan sejak dini, peluang keberhasilan pengobatan akan jauh lebih tinggi. Karena itu, masyarakat, khususnya perempuan yang memiliki faktor risiko atau telah memasuki usia yang dianjurkan untuk skrining, diimbau tidak menunda pemeriksaan.
RSUD Pandega juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan mengedepankan langkah preventif dibandingkan pengobatan ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.
“Jangan tunggu muncul gejala. Deteksi dini dapat menyelamatkan hidup,” menjadi pesan yang disampaikan pihak rumah sakit dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan mamografi.
Selain memperluas akses layanan kesehatan, pengoperasian alat mamografi ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka keterlambatan diagnosis kanker payudara di Kabupaten Pangandaran. Dengan tersedianya fasilitas tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan pemeriksaan yang lebih cepat, efisien, dan dekat dengan tempat tinggal.
Meski demikian, pada tahap awal operasional, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa layanan mamografi untuk sementara baru dapat dimanfaatkan oleh pasien umum atau non-BPJS. Kebijakan tersebut dilakukan sambil menunggu proses penyesuaian administrasi dan regulasi pembiayaan layanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai jadwal pelayanan, persyaratan pemeriksaan, tarif, maupun mekanisme pendaftaran dapat menghubungi Instalasi Radiologi RSUD Pandega Pangandaran melalui nomor layanan 0877-1995-7088.
Dengan terus bertambahnya fasilitas penunjang medis, RSUD Pandega Pangandaran menunjukkan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan yang terus berkembang dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. Kehadiran layanan mamografi diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker payudara sekaligus memberikan akses pemeriksaan yang lebih mudah bagi masyarakat Pangandaran dan sekitarnya.
RSUD Pandega mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila memiliki faktor risiko ataupun keluhan pada payudara. Semakin cepat suatu penyakit terdeteksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien.***












