KABAR PANGANDARAN – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan wisatawan yang dilaporkan hilang akibat terseret arus laut di kawasan Objek Wisata Pantai Barat Pangandaran. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.50 WIB di pesisir Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di sekitar Pos 5 Penjaga Pantai, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
Korban diketahui merupakan Muhammad Rizki (20), warga Kampung Lengkong, RT 01/RW 04, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (17/7/2026) sore. Selama tiga hari terakhir, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian melalui jalur laut maupun darat dengan menyisir sepanjang garis pantai.
Penemuan jasad korban bermula ketika seorang warga bernama Mariman yang kebetulan berada di sekitar lokasi sekitar pukul 03.50 WIB melihat sesosok tubuh tergeletak di bibir pantai. Karena merasa takut, ia segera pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada kakaknya, Rumino.
Kedua saksi kemudian kembali ke lokasi untuk memastikan apa yang mereka lihat. Setelah dipastikan bahwa tubuh tersebut merupakan jenazah manusia, Rumino segera melaporkan penemuan tersebut kepada Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian.
Tidak lama kemudian, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi awal serta menghubungi pihak keluarga korban. Setelah keluarga datang ke lokasi, mereka memastikan bahwa jenazah yang ditemukan benar merupakan Muhammad Rizki yang selama ini masih dalam pencarian.
Sekitar pukul 04.00 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Satpolairud Polres Pangandaran menuju Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Pandega Pangandaran. Sepuluh menit kemudian atau sekitar pukul 04.10 WIB, jenazah tiba di RSUD Pandega untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses pemulasaraan.
Hasil pemeriksaan dari tim medis RSUD Pandega Pangandaran menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.
Sebagai bentuk empati kepada keluarga korban, Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H. tiba di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Pandega Pangandaran sekitar pukul 06.35 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban serta memberikan dukungan moral atas musibah yang menimpa.
Selanjutnya, sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Korban akan dimakamkan di Kampung Lengkong, RT 01/RW 04, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang.
Dengan ditemukannya korban pada hari ketiga pencarian, operasi SAR Gabungan secara resmi dinyatakan selesai. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, Balawista, TNI, Polri, BPBD, Satpolairud, relawan, nelayan, hingga berbagai unsur potensi SAR lainnya yang tanpa henti melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, termasuk berenang hanya di zona yang telah ditentukan serta mengikuti arahan petugas penjaga pantai demi menghindari terjadinya kecelakaan laut.Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.












