KABAR PANGANDARAN – Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Muhammad Rizki (20), wisatawan asal Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang menjadi korban kecelakaan laut di Pantai Barat Pangandaran.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah, Bupati tiba di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Pandega Pangandaran pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 06.35 WIB. Kehadiran Bupati disambut oleh keluarga korban yang masih diliputi suasana duka setelah jasad Muhammad Rizki berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga pencarian.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban serta memberikan dukungan moral agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangandaran, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” ujar Bupati kepada keluarga korban.
Setelah seluruh proses pemeriksaan medis dan pemulasaraan jenazah selesai dilakukan di RSUD Pandega Pangandaran, sekitar pukul 07.00 WIB jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa menuju rumah duka di Kampung Lengkong, RT 01/RW 04, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Korban selanjutnya akan dimakamkan di kampung halamannya.
Dengan ditemukannya korban pada Senin dini hari, operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari resmi dinyatakan selesai. Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan darat dengan mengerahkan berbagai peralatan serta personel untuk memperluas area pencarian.
Keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat, di antaranya Basarnas, Balawista Pangandaran, TNI, Polri, BPBD, Satpolairud Polres Pangandaran, relawan, nelayan, organisasi potensi SAR, serta masyarakat yang turut membantu sejak hari pertama operasi pencarian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai. Pengunjung diimbau untuk berenang hanya di zona yang telah ditentukan, mematuhi rambu-rambu keselamatan, serta mengikuti arahan petugas penjaga pantai guna menghindari risiko kecelakaan laut.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama seluruh instansi terkait juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan wisata bahari agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.***












