Berita

Kunjungi Jembatan Pongpet, Ketua DPRD Pangandaran Tinjau Akses Perekonomian dan Kesenian Tradisional

×

Kunjungi Jembatan Pongpet, Ketua DPRD Pangandaran Tinjau Akses Perekonomian dan Kesenian Tradisional

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, H.M.M., bersama Dandim Pangandaran meninjau langsung lokasi Jembatan Pongpet pascainsiden Desa Margacinta Cijulang,Kamis,3 September 2026.(M Jerry/KP).

KABAR ​PANGANDARAN — Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, H.M.M., bersama anggota dewan lainnya meninjau langsung lokasi Jembatan Pongpet pascainsiden yang terjadi pada Minggu (31/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan realisasi rencana pembangunan jembatan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

​Dalam tinjauannya, Asep Noordin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas respons cepat terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

​”Saya mewakili masyarakat Kabupaten Pangandaran mengucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Jawa Barat yang telah tanggap dan merespons kebutuhan masyarakat,” ujar Asep di lokasi Jembatan Pongpet Margacinta,Kamis,3 September 2026.

​Ia berharap komitmen Gubernur Jabar untuk membangun kembali Jembatan Pongpet dapat segera terealisasi. Pembangunan jembatan agar dapat dilintasi kendaraan roda empat dinilai sangat krusial untuk menunjang konektivitas dan menggerakkan roda perekonomian warga.

​Selain mempermudah mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan ini juga diproyeksikan akan membuka akses menuju destinasi wisata lokal, termasuk kawasan seni tradisi Kampung Badud di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, serta potensi wisata body rafting.

​”Apabila jembatan ini dibangun dan dapat dilalui kendaraan roda empat, kawasan ini memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata tersendiri. Saya yakin jembatan ini akan menjadi jembatan perekonomian baru bagi Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

​Pada kesempatan tersebut, Asep Noordin beserta jajaran DPRD Kabupaten Pangandaran juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di lokasi tersebut.***