KABAR PANGANDARAN – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama PT Susi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026) di Susi International Beachstrip, Pangandaran, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pangandaran Airshow.
Penandatanganan Nota Kesepahaman dihadiri oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP., bersama jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Basarnas. Turut hadir Direktur Utama PT Susi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) Susi Pudjiastuti, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta jajaran Basarnas dan Susi Air.
Dalam sambutannya, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa Basarnas memiliki tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan, bencana pada tahap tanggap darurat, serta kondisi yang membahayakan manusia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Menurutnya, dalam menjalankan tugas tersebut, Basarnas tidak dapat bekerja sendiri. Efektivitas penyelenggaraan pencarian dan pertolongan membutuhkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, serta unsur potensi pencarian dan pertolongan yang memiliki kemampuan dan sumber daya pendukung operasi SAR.
Kerja sama antara Basarnas dan Susi Air dinilai memiliki nilai strategis. Susi Air memiliki sumber daya transportasi udara serta jaringan operasional penerbangan yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Potensi tersebut dapat mendukung penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan, khususnya dalam menjangkau wilayah dengan karakteristik geografis dan tantangan aksesibilitas yang beragam.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi wujud komitmen kedua pihak untuk memperkuat sinergi yang telah terjalin. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya menjadi landasan bagi pelaksanaan kerja sama ke depan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengembangkan bentuk-bentuk kolaborasi yang lebih konkret dan efektif.
Selanjutnya, kerja sama ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama yang mengatur aspek-aspek teknis pelaksanaannya. Dengan demikian, sinergi Basarnas dan Susi Air dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Selain penandatanganan Nota Kesepahaman, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan siswa Susi Environmental School, peresmian Susi Environmental School oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Susi Pudjiastuti, serta rangkaian kegiatan Pangandaran Airshow.
Kegiatan turut melibatkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Bandung beserta jajaran, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap beserta jajaran, serta panitia Pangandaran Airshow dari Basarnas Pusat dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung.
Melalui kerja sama ini, Basarnas terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai unsur potensi pencarian dan pertolongan guna mewujudkan layanan SAR yang semakin cepat, efektif, dan mampu menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.***
(Sumber : Basarnas)












