KABARPANGANDARAN – Sebagai upaya untuk memotivasi petani durian di Desa Bangunkarya supaya lebih merawat dan memanjakan pohon durian milik warga, maka dari itu penyelenggara menggelar Festival Durian Desa Bangunkarya 2023.
Kepala Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Jaya Suryana mengatakan di Desanya ada 4 Dusun yang rata rata memiliki pohon durian baik itu di pekarangan rumah ataupun kebun.
“Keempat Dusun tersebut yaitu Karangbungur,Karang Mulya,Wangkal Ronyok dan Mekar Mulya,” katanya, Jumat, 16 Juni 2023.
Menurutnya penghasil buah durian terbanyak ada di Dusun Karang Bungur dan di wilayahnya ini pohon durian yang sudah produksi ada 13.500 pohon dan yang masih tahap mulai berbuah 6000 pohon.
“Warga kami di empat dusun itu di setiap kebun warga ada pohon duriannya,” tuturnya.
Selanjutnya dari semua pohon durian ada 5 jenis varian yaitu Si Kerah, Si Piit, Si Kunir, Si Tenggok dan Si Kantong.Itu semua durian lokal yang benar benar asli dari Desa Bangunkarya.
“Kami sangat mendukung digelarnya Festival Durian lokal Desa Bangunkarya,” lanjutnya.
Sementara itu salah satu Panitia Festival Durian 2023 Desa Bangunkarya Iyus menyampaikan tujuan festival ini untuk memotivasi petani durian di Desa Bangunkarya supaya lebih merawat dan memanjakan pohon durian milik setiap warga.
“Intinya tujuan festival ini untuk memotivasi warga yang memiliki pohon durian supaya lebih merawat agar hasil buahnya maksimal,” ungkapnya.
Nama nama buah durian di Desa Bangunkarya serta ciri khas rasanya seperti Si Kerah bentuknya kecil ciri khas rasa soda, Si Piit bentuknya kecil dengan daging tebal biji kecil, Sikunir isinya berwarna kuning, Si Tenggok dengan pohon seperti ada bekas ditebang tetapi tidak jadi dan Si Kantong buahnya besar.
“Sangat disayangkan dua jenis durian yaitu Si Tenggok dan Si Piit tidak diikutsertakan pada Festival sebab belum berbuah,”tambahnya.***






