bjb
Berita  

Kapolres Ciamis dan Wabup Adang Tinjau Tempat Pengungsian 

PANGANDARAN, (KAPOL).- Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso berserta jajaran Bhayangkari Polres Ciamis dan Wakil Bupati Pangandaran, H Adang Hadari meninjau tempat pengunsian korban bencana banjir di aula Desa Pananjung dan lokasi banjir di Dusun Bojongtempel Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jumat, 9 November 2018.

Dalam peninjauannya, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso beserta Ketua Bhayangkari Widia Bismo menyerahkan bantuan kepada puluhan warga korban bencana banjir yang sudah dua hari berada di tempat pengungsian.

Disela-sela waktunya, Bismo mengatakan kepada awak media, bahwa telah terjadi bencana banjir dan longsor di beberapa desa di wilayah Kab Pangandaran.

“Saya ingin melihat kondisi warga korban banjir dan sampai sejauhmana bencana banjir di wilayah Kab Pangandaran,” ungkap Bismo.

Lanjut Bismo, banjir sudah terjadi sejak dua hari kemarin, kemudian banjir surut kembali.

“Ternyata cuaca hujan turun lagi dan banjir kembali menggenangi pemukiman warga yang berada di Dusun Bojongjati Desa Pananjung dan Dusun Bojongtempel Desa Babakan.

“Maka kami datang kesini untuk memberikan bantuan sembako kepada para pengungsi,” ujarnya.

Bismo juga menegaskan, bahwa jalur utama Ciamis hingga ke Pangandaran masih dalam kondisi aman untuk dilalui oleh kendaraan.

“Setelah kami melakukan rekayasa jalur, jalan utama dari Ciamis ke Pangandaran aman-aman saja,” ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Pangandaran, H Adang Hadari mengatakan hingga sejauh ini pemerintah daerah belum mengeluarkan status darurat bencana.

“Bencananya belum begitu parah. Dan dari bencana banjir longsor tidak menelan korban jiwa,” katanya.

Adang juga mengatakan, penyebab banjir dan longsor yang terjadi di beberapa lokasi di wilayah Kab Pangandaran diakibatkan adanya curah hujan yang tinggi serta sebagian kondisi hutan yang gundul.

“Termasuk adanya penyempitan dan pendangkalan sungai Cikidang yang saat ini sedang dilakukan normalisasi oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cintaduy,” ujarnya.

Sementara Kepala Dusun Bojongtempel, Desa Babakan, Ujang Rohidin mengatakan, bahwa bencana banjir sudah biasa terjadi diwilayahnya di saat musim penghujan. Hal tersebut kata Ujang dikarenakan adanya penyempitan dan pendangkalan di sungai Cikidang.

“Saya meminta kepada pemerintah untuk dilakukan penyodetan di sungai Cikidang,” pungkasnya. (Agus Kusnadi)***