Berita  

Kapolres Pangandaran Tinjau Pembangunan Rutilahu di Tiga Titik, Wujud Kepedulian Nyata Polri untuk Warga Kurang Mampu

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari Saat meninjau langsung pelaksanaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Milik Ibu Dinem (81), buruh tani asal Dusun Cihideung, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Selasa (2/3/2026).

KABAR PANGANDARAN – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, Kapolres Pangandaran Ikrar Potawari meninjau langsung pelaksanaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Pangandaran, Selasa (2/3/2026).

Tiga warga penerima bantuan tersebut yakni Ibu Dinem (81), buruh tani asal Dusun Cihideung, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang; Karsodi (74), buruh harian lepas warga Dusun Cipari 04/01 Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih; serta Ibu Konih (54), buruh harian lepas asal Dusun Cipari 03/01 Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih.

Program pembangunan Rutilahu ini dilaksanakan selama sepekan dan secara serentak akan diresmikan langsung oleh Kapolri pada 4 Maret 2026 di wilayah jajaran Polda Jawa Barat. Ketiga rumah penerima bantuan tersebut sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Pangandaran, termasuk Kasat Binmas AKP Didi Sutardi. Kehadiran jajaran pimpinan ini bertujuan memastikan bantuan program Rutilahu benar-benar tepat sasaran dan diterima warga yang membutuhkan.

“Kami hadir langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi fisik bangunan serta memastikan kriteria penerima bantuan sudah sesuai. Ini adalah komitmen kami, Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban sosial warga,” ujar Kapolres.

Ketiga penerima manfaat diketahui merupakan warga lanjut usia dengan kondisi ekonomi terbatas. Di usia senja, Ibu Dinem dan Karsodi masih mengandalkan pekerjaan sebagai buruh tani dan buruh harian lepas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara Ibu Konih juga bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan hidup. Kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak menjadi perhatian khusus jajaran Polres Pangandaran untuk segera diperbaiki agar lebih sehat, aman, dan nyaman ditempati.

Program pembangunan Rutilahu ini turut melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan dinas sosial terkait, guna memastikan aspek administrasi maupun teknis berjalan transparan dan sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang peduli terhadap perlindungan, kesejahteraan, dan kebahagiaan warga.