bjb
Berita  

Lonjakan Penumpang di Bandara Nusawiru Pangandaran

CIJULANG, (KAPOL).- Lonjakan penumpang di bandara Nusawiru Cijulang Kabupaten Pangandaran sudah terjadi sejak H-9 hari raya idul fitri 1440 Hijriyah atau pada hari Rabu, 29 Mei 2019 kemarin hingga sekarang.

Demikian dikatakan Kepala Bandaran Nusawiru Kabupaten Pangandaran, Hendra Gunawan saat dikonfirmasi, Minggu, 2 Juni 2019.

Menurut Hendra, tampak penumpang yang diturun dari pesawat komersial milik Susi Air Aviantion di bandara Nusawiru meningkat.

“Lonjakan penumpang dari Jakarta ke Pangandaran sudah terjadi sejak Rabu kemarin,” ujar Hendra.

Sementara Petugas Operasional PT Susi Air Aviantion Oki Yanto membenarkan, adanya lonjakan penumpang yang menggunakan pesawat Caravan jenis Cassa dari Jakarta ke Pangandaran sejak Rabu kemarin.

“Yang biasanya penerbangan hanya memuat 6 sampai 8 orang penumpang sejak Rabu kemarin naik menjadi 12 orang,” kata Oki.

Meski ada lonjakan pengunjung pesawat, kata Oki hingga kini pihaknya belum menambah jumlah pesawat untuk melayani para calon penumpang.

Hanya saja, kata Oki, pihaknya telah menambah waktu pelayanan hingga tanggal 13 Juni 2019.

“Kami belum menambah pesawat, masih seperti biasa, hanya melayani penerbangan Jakarta-Pangandaran dan Pangandaran-Jakarta,” ucapnya.

Hanya saja kata Oki, pihak Susi Air Aviantion telah menambah penerbangan pada hari Minggu.

“Biasanya kalo hari Minggu kami libur, tapi mulai dari menjelang lebaran hingga tanggal 13 Juni 2019 pada hari Minggu kita tetap melayani penerbangan baik daruli Jakarta ke Pangandaran maupun sebaliknya, Pangandaran-Jakarta,” tuturnya.

Untuk harga tiket pesawat Susi Air menurut, Oki, ada kenaikan harga tiket pesawat dari harga semula Rp 930.000 menjadi Rp 1.032.000.

“Kenaiknya hanya sekitar Rp 132.000 saja,” ujar Oki.

Selain melayani penerbangan reguler, lanjut Oki, Susi Air juga melayani charter pesawat untuk penerbangan VIP dan Medevac dengan rute bebas.

“Kalo untuk yang charter bisa hubungi langsung ke call centre PT Susi Air. Mau charter pesawat ke Singapore sekalipun bisa kok,” ucap Oki. (Agus Kusnadi)***