KABAR PANGANDARAN – Masyarakat diimbau untuk mewaspadai risiko hipoglikemia selama menjalankan ibadah puasa. Hipoglikemia merupakan kondisi ketika kadar gula darah turun di bawah batas normal yang dapat dialami oleh penderita diabetes maupun orang yang tidak memiliki riwayat diabetes.
Kondisi ini kerap terjadi ketika seseorang melewatkan waktu sahur atau tidak mengatur pola makan dengan baik selama bulan puasa. Oleh karena itu, pihak RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan sahur demi menjaga energi tubuh dan kestabilan kadar gula darah selama berpuasa.
Hipoglikemia dapat ditandai dengan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai. Beberapa di antaranya seperti tubuh gemetar, muncul keringat dingin, jantung berdebar, rasa lapar yang berlebihan, serta kondisi lemas dan pusing.
Apabila tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti penurunan kesadaran hingga kejang. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala sejak dini agar dapat segera melakukan penanganan yang tepat.
Jika seseorang mengalami gejala hipoglikemia saat berpuasa, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera membatalkan puasa. Hal ini bertujuan untuk menstabilkan kembali kadar gula darah dalam tubuh.
Selanjutnya, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Larutan gula atau makanan manis dapat membantu meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat sehingga kondisi tubuh dapat kembali stabil.
Setelah kondisi mulai membaik dan kadar gula darah kembali normal, penderita disarankan untuk melanjutkan dengan mengonsumsi makanan yang mengenyangkan dan bergizi seimbang. Pola makan yang baik sangat penting untuk menjaga kestabilan energi dan mencegah hipoglikemia kembali terjadi.
Namun, apabila gejala tidak kunjung membaik atau kondisi tersebut sering terjadi berulang, masyarakat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Untuk mencegah hipoglikemia selama bulan puasa, masyarakat dianjurkan untuk tidak melewatkan sahur, mengatur pola makan yang sehat dan bergizi seimbang, serta secara rutin memantau kadar gula darah terutama bagi pasien diabetes.
RSUD Pandega Pangandaran juga mengingatkan masyarakat bahwa layanan kesehatan tetap tersedia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
Berikut nomor penting layanan RSUD Pandega Pangandaran yang dapat dihubungi masyarakat:
IGD: (0265) 7503045
Information Center: (0265) 7503044
Laboratorium: 0821-1932-9525
Radiologi: 0877-1995-7088
Farmasi: 0821-1881-6226
Humas (Chat Only): 0821-2005-6071
Masyarakat dapat menghubungi layanan tersebut sesuai jam kerja yang berlaku. Sementara itu, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandega Pangandaran tetap siaga memberikan pelayanan selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat.






