Berita  

Ruat Jagat Sila Saamparan Batu Hiu 2026 Siap Digelar, Angkat Kearifan Lokal dan Budaya Pangandaran

RUAT JAGAT SILA SAAMPARAN BATU HIU 2026 Siap Digelar, Angkat Kearifan Lokal dan Budaya Pangandaran.(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan rangkaian kegiatan budaya, religi, dan hiburan rakyat dalam gelaran Ruat Jagat Sila Saamparan Batu Hiu – Batuhiu Culture Festival 2026 yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juni 2026 di kawasan Pantai Batu Hiu, Kabupaten Pangandaran.

Ketua Pokdarwis Pantai Batu Hiu Desa Ciliang Parigi Jajat Sudrajat mengatakan agenda kegiatan ini mengusung tema “Ngahiji, Ngajadi, Ngabukti”, festival budaya tahunan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat, melestarikan tradisi leluhur, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Pangandaran kepada wisatawan dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan akan diawali pada Sabtu, 13 Juni 2026 dengan Hiburan Rakyat Mancing Mania yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat para penghobi memancing sekaligus menjadi ajang silaturahmi masyarakat pesisir.

Memasuki hari kedua, Minggu, 14 Juni 2026, masyarakat akan disuguhkan Lomba Sasawangan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi budaya yang memiliki nilai filosofis serta menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pada hari ketiga, Senin, 15 Juni 2026, suasana religius akan mewarnai kawasan Batu Hiu melalui kegiatan Pawai Obor dan Tabligh Akbar yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Ribuan peserta diperkirakan akan mengikuti pawai obor yang menjadi simbol penerangan, kebersamaan, dan semangat menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Puncak acara akan digelar pada Selasa, 16 Juni 2026, dengan berbagai agenda budaya dan spiritual yang sarat makna. Kegiatan diawali dengan Kirab Budaya yang menampilkan beragam kesenian dan tradisi khas daerah. Selanjutnya akan dilaksanakan Prosesi Adat, Tawasul, serta Pembagian Hadiah kepada para peserta dan pemenang berbagai perlombaan yang telah berlangsung selama festival.

Sebagai penutup, masyarakat dan wisatawan akan dihibur dengan Pagelaran Ronggeng Amen, salah satu seni pertunjukan tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Pangandaran dan wilayah Priangan Timur.

Jajat berharap penyelenggaraan Ruat Jagat Sila Saamparan Batu Hiu 2026 tidak hanya menjadi agenda budaya semata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat. Kehadiran wisatawan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, pedagang, pelaku seni, hingga sektor jasa wisata yang berada di kawasan Batu Hiu.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Dengan perpaduan antara nilai budaya, religi, dan hiburan rakyat, Ruat Jagat Sila Saamparan Batu Hiu – Batuhiu Culture Festival 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda unggulan Kabupaten Pangandaran yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menarik kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Pantai Batu Hiu.

Masyarakat Pangandaran dan wisatawan pun diundang untuk hadir dan meramaikan seluruh rangkaian acara yang akan berlangsung di kawasan Pantai Batu Hiu pada 13–16 Juni 2026.***