Berita  

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Gaungkan Nilai Pancasila untuk Generasi Muda

Lapang Merdeka Pangandaran Jadi Lautan Peserta Jalan Sehat Peringatan Bulan Bung Karno,Sabtu,20 Juni 2026.(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Ribuan warga memadati Lapang Merdeka Pangandaran pada Sabtu pagi (20/6/2026) untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026. Acara yang digelar secara gratis untuk masyarakat umum tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan rakyat, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi nilai-nilai kebangsaan serta penguatan ideologi Pancasila bagi generasi muda.

Mengusung tema “Hanya Untuk Rakyat”, kegiatan yang diinisiasi oleh struktur Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak pagi hari, peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga para lansia tampak memadati area Lapang Merdeka untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Selain jalan sehat, acara juga dimeriahkan dengan senam massal, aksi sosial donor darah, hiburan musik, serta pembagian puluhan hadiah menarik yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.

Hj Ida Nurlaela Wiradinata Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mengikuti Jalan Sehat Bulan Bung Karno Di Pangandaran.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, hadir langsung dan turut memimpin kegiatan jalan sehat bersama masyarakat. Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap bulan Juni merupakan momentum penting untuk mengenalkan kembali sosok Proklamator Republik Indonesia kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang ikut hadir, mengenai siapa sebenarnya sosok Bung Karno sebagai salah satu founding father bangsa kita,” ujar Ida Nurlaela di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tidak hanya bersifat seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Yang paling esensial adalah bagaimana kita terus memberikan sosialisasi tentang Pancasila. Nilai-nilai tersebut harus senantiasa tertanam di dalam pikiran serta menjadi landasan hidup bagi warga negara Indonesia yang kita cintai ini,” tuturnya.

Menurut Ida, peringatan Bulan Bung Karno dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan beragam kegiatan yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari kegiatan olahraga, pertanian, sosial kemasyarakatan hingga perlombaan pidato kebangsaan yang melibatkan generasi muda.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Pangandaran yang selalu antusias mengikuti berbagai kegiatan sosial dan edukatif. Menurutnya, kehadiran organisasi politik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sebagai wadah perjuangan, esensi utama kehadiran kami sama seperti organisasi politik lainnya, yakni berupaya hadir dan berkontribusi nyata untuk menyejahterakan masyarakat yang ada di sekitar kami,” katanya.

Selain pesan kebangsaan yang disampaikan, kemeriahan acara juga semakin terasa dengan pembagian doorprize senilai total Rp60 juta. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta melalui sistem undian kupon gratis, mulai dari sepeda listrik, sepeda gunung, sepeda BMX, televisi LCD, kulkas, mesin cuci, kipas angin, kompor gas, hingga puluhan hadiah hiburan lainnya.

Suasana Lapang Merdeka semakin semarak saat grup musik Mustika Paksi tampil menghibur masyarakat. Sorak sorai peserta terdengar setiap kali nomor undian diumumkan dari atas panggung.

Melalui perpaduan kegiatan olahraga, hiburan rakyat, dan aksi sosial donor darah, Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 dinilai sukses menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat rasa kebangsaan di tengah masyarakat Kabupaten Pangandaran.