KABAR PANGANDARAN – Atmosfer persaingan menuju puncak Final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Derby 2026 kian memanas. Panitia pelaksana resmi mengumumkan daftar kuda yang berhasil melaju ke babak final sekaligus merilis pembagian peserta pada babak penyisihan menuju laga penentuan yang akan digelar di Lapang Pacuan Kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Babak penyisihan untuk Kelas Remaja Indonesia Derby dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, sedangkan partai final akan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026. Kejuaraan bergengsi tingkat nasional ini diprediksi menghadirkan persaingan sengit karena mempertemukan kuda-kuda terbaik hasil pembinaan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebanyak 14 ekor kuda akan bersaing memperebutkan tiket menuju babak final Kelas Remaja Indonesia Derby 2026. Para peserta akan menguji kemampuan di lintasan sepanjang 1.600 meter, yang dikenal sebagai salah satu jarak paling menantang karena membutuhkan kombinasi kecepatan, stamina, serta strategi joki dalam mengatur ritme pacuan.
Untuk menentukan para finalis terbaik, panitia membagi peserta ke dalam dua kelompok, yakni Heat 1 dan Heat 2. Masing-masing heat diikuti oleh tujuh ekor kuda yang akan saling beradu cepat demi mengamankan posisi terbaik menuju Indonesia’s Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026.
Tak hanya kelas remaja, Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 juga menghadirkan tiga kelas bergengsi lainnya dengan total hadiah mencapai Rp175 juta. Kejuaraan ini menjadi panggung prestisius bagi para pemilik, pelatih, dan joki untuk membuktikan kualitas pembinaan pacuan kuda di daerah masing-masing.
Pada Kelas 2 Tahun THB INA dengan jarak tempuh 1.400 meter dan total hadiah Rp50 juta, tiga finalis terbaik akan bersaing memperebutkan gelar juara, yakni Jati Theater dari Sumatera, Nasron Aziza T.A. dari Jawa Tengah, dan P. Tujuh dari Sulawesi Utara.
Persaingan juga dipastikan berlangsung ketat di Kelas 3 Tahun ke Atas THB INA jarak 1.600 meter dengan total hadiah Rp75 juta. Lima kuda terbaik yang berhasil menembus partai final terdiri atas She’s Coming dari Jawa Barat, Sunglow Nagari dari Kalimantan Timur, Vaux Theatre dari DKI Jakarta, serta dua wakil Jawa Tengah, Lord Montjeu T.A. dan Star Montjeu T.A.
Sementara itu, perhatian pecinta pacuan kuda diprediksi akan tertuju pada Kelas 4 Tahun C/D jarak 1.600 meter dengan hadiah Rp50 juta. Delapan kuda terbaik akan saling berebut podium juara, yakni Gegana BB (Papua Selatan), Ya Tarim T.A. (Jawa Tengah), Lady Baharna (DKI Jakarta), Aharata Eclipse (Sulawesi Utara), Raja Permata (Sulawesi Utara), P. Dewi Sembooro (Kalimantan Selatan), P. Putra Barbara (Kalimantan Selatan), serta Samurai (Jawa Timur).
Panitia juga telah menetapkan nomor gate bagi seluruh peserta. Penentuan posisi start tersebut menjadi salah satu faktor penting yang akan memengaruhi strategi setiap joki dalam menghadapi lintasan dan persaingan di tikungan maupun saat memasuki garis finis.
Dengan hadirnya kuda-kuda unggulan dari berbagai penjuru Indonesia, Final Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 diperkirakan menjadi salah satu agenda olahraga berkuda terbesar tahun ini. Ribuan pecinta pacuan kuda diprediksi memadati Lapang Pacuan Kuda Legokjawa untuk menyaksikan duel sengit para jawara lintasan.
Selain menjadi ajang perebutan gelar juara nasional, penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kabupaten Pangandaran. Kehadiran atlet, joki, ofisial, pemilik kuda, hingga wisatawan dari berbagai daerah diyakini mampu meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke destinasi wisata, serta menggeliatkan usaha mikro, kuliner, dan sektor jasa selama rangkaian kejuaraan berlangsung.












