Berita

Kelompok Tani Cintabumi Junior Gandeng Mahasiswa KKN UGM Gelar Gerakan Konservasi Kebun Kopi

0
×

Kelompok Tani Cintabumi Junior Gandeng Mahasiswa KKN UGM Gelar Gerakan Konservasi Kebun Kopi

Sebarkan artikel ini
Kelompok Tani Cintabumi Junior menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menggelar gerakan konservasi di kawasan kebun kopi Tanah Pangangonan.(Istimewa).

KABAR ​PANGANDARAN – Kelompok Tani Cintabumi Junior menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menggelar gerakan konservasi di kawasan kebun kopi Tanah Pangangonan, Blok Belender, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.Kamis,30 Juli 2026.

​Kawasan kebun kopi seluas 40 hektare ini menjadi salah satu fokus utama program kerja mahasiswa KKN UGM yang bertugas di Desa Kersaratu. Langkah kolaboratif ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan mahasiswa terhadap potensi sumber daya alam serta tata kelola lahan kelompok tani yang dinilai sangat potensial.

​Saat ini, kawasan tersebut telah dibagi menjadi dua zona tata kelola berdasarkan fungsinya, yaitu lahan produksi dan lahan konservasi.

​Imbangi Produksi dan Kelestarian Alam

​Pelaksana program kerja bidang lingkungan hidup KKN UGM, Khanifa Rosyida, menjalankan serangkaian kegiatan teknis maupun edukatif di lapangan. Selain melakukan pengukuran pH tanah di sejumlah titik lahan produksi, Khanifa juga memberikan penyuluhan mendalam terkait pentingnya menjaga ekosistem.

​”Mengelola kawasan produksi dan menjaga kelestarian kawasan konservasi adalah dua hal yang harus berjalan seimbang. Jika kawasan konservasi rusak, dampaknya akan langsung terasa pada penurunan produktivitas lahan produksi itu sendiri,” ujar Khanifa.

​Aksi Nyata Penanaman Pohon di Area Mata Air, ​Tidak hanya memberikan edukasi, para mahasiswa juga melakukan aksi nyata dengan menanam berbagai jenis pohon buah-buahan di sekitar area mata air kawasan kebun kopi.

​Penanaman ini bertujuan untuk menjaga keterjaminan pasokan air sekaligus memberikan nilai tambah ekonomis bagi para petani penggarap di masa mendatang dari hasil panen buah tersebut.

​Ketua Pokja KKN UGM Desa Kersaratu, Yazied Akbar Hasani, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di lapangan berfungsi sebagai stimulan untuk mendorong kesadaran kolektif masyarakat lokal.

​”Kegiatan ini merupakan stimulan untuk mengajak para petani turut serta menjaga kelestarian alam. Kami berharap aksi kecil ini membawa manfaat jangka panjang dan dapat berlanjut secara mandiri oleh warga,” tutur Yazied.

​Apresiasi dari Kelompok Tani

​Langkah konkret mahasiswa UGM ini mendapat sambutan hangat dari pihak pengelola kebun. Ketua Kelompok Tani Cintabumi Junior, Gugi Samugya, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian mahasiswa terhadap wilayah mereka.

​”Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa KKN UGM atas program kerjanya. Harapan kami ke depan, para petani kopi di sini semakin sadar akan pentingnya kelestarian alam dan konsisten menjaga kawasan konservasi di area kebun kopi ini,” pungkas Gugi.