KABAR PANGANDARAN – Aksi dramatis dilakukan empat orang petugas Lifeguard Balawista Pangandaran saat berjibaku melawan ganasnya arus laut demi menyelamatkan enam orang wisatawan yang nyaris terseret ke tengah laut. Peristiwa menegangkan itu terjadi di Pos 3 Pantai Barat Pangandaran, sekitar pukul 09.15 WIB, Minggu (1/2/2026).
Insiden bermula ketika kondisi pantai mulai dipadati wisatawan sejak pagi hari. Aktivitas berenang terlihat ramai, namun tanpa disadari sebagian wisatawan berenang melewati batas aman. Enam orang wisatawan diketahui berenang terlalu ke tengah dengan menggunakan alat bantu boogie board, sementara kondisi arus laut saat itu cukup berbahaya.
Ketua Balawista Pangandaran, Dodo Taryana, yang saat kejadian tengah melakukan monitoring langsung di lokasi, mengungkapkan dirinya melihat secara langsung situasi tersebut.
“Saat itu wisatawan di Pos 3 cukup ramai dan banyak yang berenang sejak pagi. Tiba-tiba saya melihat ada enam orang wisatawan berenang terlalu ke tengah,” ujar Dodo.
Menyadari potensi bahaya, Dodo langsung mengambil tindakan cepat dengan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelamatan.
“Saya langsung perintahkan anggota untuk menolong mereka,” tegasnya.
Menurut Dodo, meskipun keenam wisatawan menggunakan alat bantu, namun kuatnya arus laut justru membuat mereka semakin terseret menjauh dari bibir pantai.
“Arusnya sedang kencang, jadi keenam orang tadi terseret ke tengah semakin jauh,” tuturnya.
Empat petugas Balawista harus berjuang ekstra melawan arus yang kuat. Proses evakuasi berlangsung cukup lama dan penuh risiko, namun berkat kesiapsiagaan serta pengalaman para lifeguard, satu per satu wisatawan berhasil dievakuasi ke zona aman.
“Alhamdulillah, keenam orang tersebut akhirnya dapat diselamatkan,” tambah Dodo dengan nada lega.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keenam wisatawan hanya mengalami kelelahan dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi.
Balawista Pangandaran kembali mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan, tidak berenang melewati batas aman, serta memperhatikan peringatan petugas, terutama saat kondisi arus laut sedang kuat.
Aksi heroik ini menjadi pengingat pentingnya peran lifeguard dalam menjaga keselamatan wisatawan, sekaligus menjadi peringatan bahwa keindahan Pantai Pangandaran tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan.






