Berita  

Diskominfo Pangandaran Ikuti Sharing Session Klinik Pemerintah Digital, Dorong Optimalisasi Data untuk Tingkatkan PAD

Kepala Bidang Aptikasan (Aplikasi Informatika dan Persandian) mengikuti kegiatan Sharing Session Klinik Pemerintah Digital Edisi 9 yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, Rabu (11/2/2026).(Istimewa).

KABAR PANGANDARAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran melalui Kepala Bidang Aptikasan (Aplikasi Informatika dan Persandian) mengikuti kegiatan Sharing Session Klinik Pemerintah Digital Edisi 9 yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital, khususnya dalam tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Mengutip dari akun Instagram resmi @kominfo.pangandaran, kegiatan kali ini mengusung tema “Mengubah Data Menjadi Pendapatan: Peran TIK dalam Mendorong PAD.”

Tema tersebut dinilai sangat strategis di tengah tuntutan peningkatan kemandirian fiskal daerah. Dalam sesi tersebut dibahas secara mendalam bagaimana data tidak lagi dipandang sekadar sebagai arsip administratif, melainkan sebagai aset bernilai tinggi yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Para narasumber memaparkan bahwa dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tepat, pemerintah daerah mampu mengelola data secara lebih akurat, terintegrasi, dan real time. Pengolahan data yang baik memungkinkan pemetaan potensi pajak dan retribusi daerah secara lebih presisi, meminimalkan kebocoran, serta meningkatkan efisiensi dalam pengambilan kebijakan.

Dalam era digital saat ini, penggunaan Big Data, Machine Learning, dan Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci dalam mendukung manajemen keuangan publik yang transparan dan akuntabel. Melalui analisis data yang komprehensif, pemerintah daerah dapat memprediksi tren penerimaan, mengidentifikasi potensi sektor unggulan, hingga merancang kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Selain itu, integrasi sistem informasi antar perangkat daerah juga menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Kolaborasi lintas sektor dinilai mampu menciptakan ekosistem data yang saling terhubung, sehingga proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Partisipasi Diskominfo Kabupaten Pangandaran dalam forum ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi dan digitalisasi pemerintahan. Melalui Bidang Aptikasan, Diskominfo berperan strategis dalam memastikan sistem aplikasi dan keamanan informasi berjalan optimal sebagai fondasi transformasi digital daerah.

Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat segera diimplementasikan dalam pengelolaan sistem informasi daerah, khususnya dalam optimalisasi potensi PAD berbasis data. Transformasi digital bukan hanya soal modernisasi teknologi, tetapi juga perubahan paradigma dalam mengelola informasi sebagai aset strategis pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus berupaya mendorong tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas melalui forum seperti Klinik Pemerintah Digital menjadi langkah nyata menuju pemerintahan yang lebih cerdas (smart governance) dan mandiri secara fiskal.