bjb
Berita  

Jasad Pelajar Asal Bandung Ditemukan Wisatawan Saat Sedang Berfoto Di Pantai Pangandaran

Jasad pelajar asal Bandung korban tenggelam terseret arus Pantai Barat Pangandaran sudah ditemukan oleh wisatawan yang sedang berfoto di tepi pantai,Kamis,13 Juni 2024,(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Saat tim penyelam dari Pangandaran Dive Club melakukan penyelaman dalam pencarian seorang pelajar asal Bandung yang hilang terseret arus, tiba-tiba ada wisatawan asal Mangkubumi Tasikmalaya saat sedang berfoto bersama teman-temannya di Pantai Pangandaran di kagetkan dengan benda aneh muncul persis di depannya, dan ternyata setelah mendekat terlihat tangan manusia dengan posisi telungkup yang terbawa ombak ke bibir pantai, Kamis, 13 Juni 2024.

Wisatawan asal Mangkubumi Tasikmalaya Fazri mengatakan saat sedang berfoto ditepi pantai kaget ada benda aneh mengambang kepinggir ternyata ada rambutnya.

“Saya langsung mencari bantuan,” katanya.

Menurutnya lama kelamaan terlihat tangannya dengan posisi jasad tersebut tertelungkup.

“Awalnya terlihat hanya rambutnya saja,kemudian baru tangannya,” tuturnya.

Sebelumnya telah terjadi kecelakaan laut terhadap seorang pelajar asal Kabupaten Bandung yang sedang berenang di Pantai Barat Pangandaran sekitar pukul 08.00 Wib.

Tim penyelam dari Pangandaran Dive Club yang tergabung di SAR Gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyelam sebanyak 4 orang disekitar lokasi kejadian.

“Kami menyelam dengan kedalaman sampai 10 meter ke dasar,” katanya.

Menurutnya saat sedang melakukan penyelaman tiba tiba ada informasi jasad korban sudah ditemukan oleh wisatawan yang sedang berfoto.

“Saya bersama penyelam lainnya kembali ke darat,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Pos Basarnas Pangandaran Edwin mengatakan pihaknya bersama tim SAR Gabungan setelah mendapatkan informasi kejadian langsung melakukan pencarian dengan penyisiran di sepanjang pantai barat Pangandaran.

“Benar korban yang hilang tenggelam terseret arus atas nama Hafizh Arrafi (14) pelajar MTs Katapang Bandung sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung di evakuasi ke RSUD Pandega Pangandaran,” tambahnya.***