Berita  

Liburan Panjang, Objek Wisata Dipadati Pengunjung

GARUT, (KAPOL).- Ribuan pengunjung memadati sejumlah objek wisata di Kabupaten Garut dalam liburan ahir tahun 2017 ini. Dibeberapa tempat wisata masih terjadi antrian panjang kendaraan berplat nomor luar Garut.

Pada umumnya para pengunjung yang datang dari luar kota dan pelosok Garut ini mengunjungi lokasi ke arena permainan.

Namun, sejumlah pedagang dan petugas di dibeberapa lokasi wisata banyak yang mengeluh karena jumlah kunjungan menurun. Mereka menduga, menurunnya pengunjung disebabkan banyaknya lokasi wisata baru yang dibangun di Kab. Garut.

Pantauan, para pengunjung banyak mendatangi lokasi wisata air seperti Situ Bagendit di Kec. Banyuresmi, Curug Orok di Kec. Cikajang, dan wisata air Panas di Kec. Tarogong Kaler, serta Kawasan Darajat di Kec. Pasirwangi.

“Sudah sepekan terahir ini udara Garut sangat panas dan tak turun hujan. Jadi pengunjung kesini ramainya pagi hari dan sore menjelang malam. Kalau siang berkurang karena cuaca panas,” kata Ade salah seorang petugas jaga disalah satu kolam renang di Cipanas.

Hal berbeda dialami petugas di kawasan Curug Orok. Di Kawasan Perkebunan Teh Papandayan tersebut pengunjung lebih betah berlama-lama tinggal disana.

Selain udaranya sejuk, juga kalau pun panas tetapi pengunjung akan menikmati panorama alam dengan air terjun dingin yang alami.

Hanya saja, dengan banyaknya tempat wisata baru di Garut membuat sejumlah pedagang, dan petugas wisata mengeluh, karena kunjungan sepi.

Ati Sumiati (40) pedagang makanan di Situ Bagendit mengeluh karena pengunjung berkurang.

“Ari pengunjung mah masih rame aya wae. Tapi teu sapertos anu atos-atos. Ayeuna mah di garut teh seu eur lokasi wisata janteun pengunjung teh ngirangan kadieu mah,” katanya, Minggu (24/12/2017).

Sebelumnya, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengintruksikan agar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kab. Garut, Budi Gan Gan, untuk lebih giat mempromosikan destinasi wisata baru yang ada di Kabupaten Garut.

Helmi memastikan, para pengunjung ke Garut pada umumnya akan mendatangi objek wisata terbuka, seperti Gunung Papandayan, Talaga Bodas, Curug Orok, Karacak Valley, dan lokasi wisata lainnya.

“Kita tahu di bawah kaki Gunung Papandayan ada 7 destinasi wisata baru yakni Camping Ground, Taman Kopi, kolam renang baru, dan lebih dari 100 destinasi wisata lainnya yang ada di Kabupaten Garut.” ujarnya.

Makanya, lanjut Helmi, Disbudpar harus lebih giat lagi mempromosikan wisata baru sebagai wisata alternatif.

Manfaatkan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata, meskipun demikian promosi konvensional juga tetap harus dilakukan.

Kebanyakan mereka yang ingin berlibur ke Garut ini ingin menikmati pemandangan alamnya yang khas pegunungan dan alami, yang indah dengan udara sejuk, nyaman, dan tentunya aman,” katanya. (Dindin Herdiana)***