Berita

Pemkab Pangandaran Mulai Lunasi Tunggakan Insentif 6.234 Guru Ngaji, Bupati Citra: Ini Bentuk Perhatian Nyata

×

Pemkab Pangandaran Mulai Lunasi Tunggakan Insentif 6.234 Guru Ngaji, Bupati Citra: Ini Bentuk Perhatian Nyata

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mulai merealisasikan pembayaran tunggakan dana jasa bagi ribuan guru ngaji yang tergabung dalam program Pangandaran Mengaji. (Istimewa).

KABAR PANGANDARAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mulai merealisasikan pembayaran tunggakan dana jasa bagi ribuan guru ngaji yang tergabung dalam program Pangandaran Mengaji. Pencairan insentif tahap awal ini diserahkan secara langsung oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, pada Kamis (5/11/2026).

​Bupati Citra menjelaskan, total penerima program ini mencapai 6.234 guru ngaji yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran. Dana tersebut dialokasikan sebagai pelunasan atas tunggakan insentif yang sempat terhenti pembayarannya sejak tahun 2022 lalu, dengan total keseluruhan kewajiban mencapai Rp7,5 miliar.

​Pada tahap awal pencairan ini, Pemkab Pangandaran menggelontorkan dana sebesar Rp2,5 miliar. Masing-masing guru ngaji menerima pembayaran sebesar Rp400.000 untuk alokasi waktu empat bulan. Adapun sisa tunggakan selama delapan bulan akan diselesaikan secara bertahap pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

​Di hadapan ribuan pengajar Al-Qur’an, Citra menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa lelah para guru ngaji. Menurutnya, meski mereka tidak mengenakan seragam aparatur sipil negara (ASN) dan jarang mendapat penghargaan formal, peran guru ngaji di tengah masyarakat sangatlah vital.

​”Setiap huruf Al-Qur’an yang diajarkan, insyaallah akan menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir terus-menerus,” ungkap Citra. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para hadirin karena baru dapat merealisasikan kewajiban pemerintah tersebut pada kesempatan ini.

​Efisiensi Anggaran untuk Infrastruktur dan Kesehatan

​Selain berfokus pada penyelesaian hak para guru ngaji, Bupati Citra turut memaparkan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah. Pemkab Pangandaran diklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran hingga sekitar Rp158 miliar, yang kemudian dialokasikan kembali untuk kepentingan publik.

​Di sektor infrastruktur, pemerintah telah merampungkan pembangunan jembatan di wilayah Bojong Putra Pinggan. Tahun ini, Pemkab juga mulai menggenjot pembangunan 23 ruas jalan desa dengan alokasi dana mencapai puluhan miliar rupiah.

​Sementara itu, peningkatan fasilitas juga merambah sektor kesehatan. RSUD Pangandaran kini telah dilengkapi ruang khusus penanganan jantung yang menelan anggaran Rp28 miliar, serta layanan cuci darah (hemodialisa) dengan dukungan 10 unit mesin baru. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memangkas daftar tunggu yang selama ini dialami oleh sekitar 80 pasien.

​Apresiasi dari Guru Ngaji

​Menanggapi pencairan ini, Ustadz Dadang Hadi Permana, seorang guru ngaji asal Desa Pangandaran, membenarkan bahwa insentif dari pemda sempat terhenti sejak tahun 2022.

​”Hampir empat tahun kami belum menerima insentif dari pemerintah daerah. Baru sekarang mulai ada pembayaran kembali,” ujar Dadang.

​Meski pembayaran dilakukan secara bertahap, Dadang mengaku tidak mempermasalahkannya. Baginya, mengajar ngaji adalah bentuk pengabdian dan keikhlasan, sementara insentif dari pemerintah dipandang sebagai bentuk apresiasi dan perhatian nyata bagi para pengajar keagamaan.***