Berita

Peringati HUT Ke-65 Pemuda Pancasila, MPC Pangandaran Perkuat Soliditas dan Evaluasi Keanggotaan

×

Peringati HUT Ke-65 Pemuda Pancasila, MPC Pangandaran Perkuat Soliditas dan Evaluasi Keanggotaan

Sebarkan artikel ini
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran Peringati HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Tahun 2026 Secara Sederhana.Rabu, 28 Oktober 2026.(M Jerry/KP).

KABAR ​PANGANDARAN — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-65 secara sederhana. Peringatan hari lahir organisasi ini dirangkaikan dengan kegiatan evaluasi keaktifan anggota serta penguatan soliditas internal.

​Kegiatan berlangsung di Sekretariat Pemuda Pancasila, Jalan Bulaklaut, Pangandaran, pada Rabu (28/10/2026). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila, perwakilan 234 SC, serta Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO).

​Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran, Eko Suwartono, menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ke-65 menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam perilaku dan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

​“Berharap dengan momentum 65 tahun ini, Pemuda Pancasila dan seluruh kadernya bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Sebagaimana Pancasila yang disandang oleh organisasi kami, tentunya setiap perilaku dan program harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Eko dalam sambutannya.

​Pendataan Ulang dan Evaluasi Anggota

​Eko menjelaskan, peringatan ulang tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kondisi keanggotaan. Berdasarkan catatan internal, masih terdapat anggota yang sudah tidak aktif, pindah ke organisasi lain, bahkan telah meninggal dunia tetapi namanya masih tercatat secara administratif.

​Oleh karena itu, MPC Pemuda Pancasila Pangandaran melakukan pendataan ulang untuk mengetahui kondisi riil keanggotaan sekaligus melihat komitmen kader dalam mempertahankan kebersamaan organisasi.

​“Persoalan di organisasi ini memang beragam. Ada anggota yang sudah tidak aktif, tidak lagi peduli, sudah meninggal dunia, maupun pindah organisasi, tetapi masih tercatat. Karena itu, kita perlu melihat kembali kondisi keanggotaan kita,” tutur Eko.

​Ia menambahkan, perjalanan organisasi merupakan proses panjang yang membutuhkan komitmen, kebersamaan, dan kedewasaan dari seluruh anggota. Dinamika internal, termasuk kesibukan masing-masing kader, diakui menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keberlangsungan serta keaktifan organisasi.

​Meski demikian, Eko mendorong seluruh jajaran untuk tetap menjaga semangat persaudaraan dan berperan aktif dalam membesarkan Pemuda Pancasila di Kabupaten Pangandaran.

​Apresiasi dan Menjaga Ideologi NKRI

​Dalam kesempatan tersebut, Eko turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran MPC, PAC, KOTI Mahatidana, Srikandi, serta seluruh kader yang berpartisipasi menyukseskan acara. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada perwakilan 234 SC dan MPO yang hadir.

​“Terima kasih kepada seluruh anggota dan jajaran yang telah membantu menyukseskan acara hari ini. Mudah-mudahan soliditas organisasi tetap terjaga dan kita terus menjadi keluarga besar yang kompak dalam membangun Kabupaten Pangandaran,” katanya.

​Eko menegaskan bahwa peringatan HUT ke-65 bukan sekadar seremonial, melainkan ruang untuk memperkuat komunikasi, berdiskusi, serta meningkatkan rasa kebersamaan. Ia mengingatkan bahwa semangat Pemuda Pancasila wajib diwujudkan melalui sikap yang menjunjung persatuan, persaudaraan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​“Jangan lupa bahwa Pemuda Pancasila didirikan untuk tetap mempertahankan Pancasila. Mudah-mudahan kita semua terus menjaga jiwa Pancasila dan semangat NKRI,” tegas Eko.

​Menutup sambutannya, Eko menyampaikan permohonan maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan dan berharap seluruh anggota dapat terus menjaga komunikasi secara berkelanjutan.

​“Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus berkumpul, berdiskusi, dan bersama-sama menjaga keluarga besar Pemuda Pancasila,” pungkasnya.***