KABAR PANGANDARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran terus memperluas penanganan dampak kekeringan di wilayahnya. Berdasarkan pembaruan data per Kamis, 20 Agustus 2026, BPBD telah mengalirkan total 425.000 liter air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis air.
Upaya tanggap darurat ini telah menjangkau 9 kecamatan dan 23 desa, dengan total akumulasi penyaluran mencapai 91 kali penanganan. Distribusi air bersih tersebut berhasil melayani 3.884 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 11.553 jiwa.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui BPBD dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau. Pendistribusian air bersih dilakukan berdasarkan laporan dari pemerintah desa serta hasil asesmen tim di lapangan, sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Kami mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana, menghemat pemakaian air bersih, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD Kabupaten Pangandaran apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.
Berikut ringkasan sebaran distribusi air bersih serta wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Pangandaran:
BPBD Kabupaten Pangandaran terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau situasi di lapangan serta menjamin ketersediaan pasokan air bersih bagi wilayah-wilayah lain yang berpotensi menyusul terdampak musim kemarau.












