Berita

Pamit Kerja Konveksi ke Bandung, Wanita Asal Pangandaran Justru Jadi Korban Kapal Virgo 8 Tenggelam

×

Pamit Kerja Konveksi ke Bandung, Wanita Asal Pangandaran Justru Jadi Korban Kapal Virgo 8 Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Daswan Suami Almarhumah Wati Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Selasa,29 September 2026.(M Jerry/KP).

KABAR ​PANGANDARAN — Duka mendalam sekaligus tanda tanya besar menyelimuti Daswan. Warga Dusun Cikuya Desa Kertajaya Cigugur Pangandaran ini tak pernah menyangka sang istri menjadi salah satu korban dalam musibah tenggelamnya Kapal Virgo 8. Padahal, setahu dirinya, sang istri pamit untuk pergi bekerja di wilayah Bandung, Jawa Barat.

​Daswan mengungkapkan, peristiwa ini berawal saat almarhumah istrinya meminta izin untuk bekerja di sebuah usaha konveksi di Bandung. Tergiur oleh informasi lowongan pekerjaan dari seorang kenalan, korban pun berangkat dengan penuh keyakinan.

​”Awalnya almarhumah izin berangkat kerja ke konveksi di Bandung karena ada yang mengajak. Kebetulan ada lowongan pekerjaan dan dia percaya untuk kerja di sana,” ujar Daswan saat ditemui media, Selasa,29 September 2026.

​Rasa terkejut tak terbendung saat jajaran kepolisian dari Tim Biddokkes Polres Pangandaran mendatangi kediamannya. Pihak kepolisian mengonfirmasi adanya temuan dokumen identitas atas nama istrinya di lokasi bangkai Kapal Virgo 8 yang tenggelam.

​”Saya kaget luar biasa saat ditanya polisi. Kata mereka, identitas istri saya ditemukan di lokasi kejadian Kapal Virgo 8 tenggelam. Saya bingung apa hubungannya, karena setahu saya istri kerja di Bandung. Kapan ke sananya, sama siapa, apakah ada yang membawa dari sini, saya benar-benar tidak tahu,” ungkapnya dengan nada syok.

​Padahal, Daswan mengaku selalu aktif memantau perkembangan berita mengenai musibah Kapal Virgo 8 melalui media. Namun, ia tidak pernah menaruh curiga sedikit pun bahwa sang istri berada di dalam kapal naas tersebut.

​”Saya rajin mengikuti berita kapal tenggelam itu, tapi sama sekali tidak menyangka kalau ada keluarga saya di sana. Saya benar-benar syok mengetahui kenyataan ini,” tambahnya.

​Berdasarkan catatan pihak keluarga, komunikasi terakhir antara Daswan dan almarhumah terjadi pada 12 September 2026 pukul 11.33 WIB melalui pesan singkat (SMS/WhatsApp). Setelah pesan tersebut, tidak ada lagi kabar hingga kepolisian datang membawa kabar duka.

​Kini, pihak keluarga hanya bisa pasrah sembari berharap ada kejelasan mengenai kronologi sebenarnya hingga almarhumah bisa beralih tujuan dan berada di dalam Kapal Virgo 8.***