Buaya Berjemur di Sungai Citonjong, Ini Kata Ketua DPRD Pangandaran

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin

KABARPANGANDARAN.COM – Penampakan seekor buaya besar sedang berjemur yang dipublikasikan seorang warga di sekitar Sungai Citonjong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sudamulih, ramai di media sosial.

Video yang beredar tersebut menceritakan seorang warga melihat langsung kemunculan seekor buaya besar sedang berjemur di sungai Citonjong dan menjadi viral.

“Gais. apa itu, lagi berjemur dia. Lagi berjemur dia…,” kata warga yang merekam kejadian berikut sambil nge-zoom seekor buaya besar sedang berjemur.

Dengan sering munculnya buaya di sungai Citonjong tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, meminta kasus kemunculan buaya di Sungai Citonjong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, agar secepatnya ditangani lebih serius.

“Sepertinya saya sering mendengar kemunculan buaya di sungai Citonjong,” katanya, Kamis, 22 April 2021.

Pasalnya kata Asep, Buaya yang dilaporkan jumlahnya sekitar 5 ekor itu, telah meresahkan warga, karena lokasinya tak jauh dari pemukiman.

“Ini harus ada penanganan serius dari Pemerintah dan pihak terkait, sebelum ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari ini, warga di Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, digegerkan dengan kemunculan buaya di Sungai Citonjong. Penampakan buaya muara itu berhasil direkam oleh seorang warga.

Kehadiran buaya itu membuat warga was-was. Pasalnya Sungai Citonjong kerap jadi tempat berenang anak-anak di kampung tersebut.

Warga setempat Abah Atong Sugandi (60) mengatakan kemunculan buaya di Sungai Citonjong sudah sering terjadi.

“Itu buaya beneran, tidak ada kaitannya dengan hal mistik,” kata Atong

Atong mengaku sering menemukan kawanan buaya muara Citonjong. “Saya suka mencari ikan dengan cara menyelam, sering bertemu. Tapi karena ukurannya masih kecil, buaya yang kabur. Saya mah tenang aja,” kata Atong.

Dia memperkirakan ada 5 ekor buaya yang bersarang di sekitar Sungai Citonjong. Dia berharap buaya itu jangan diburu, tapi cukup dihalau atau ditangkap untuk dipindahkan ke tempat lain.

“Warga memang resah, takut menyerang anak-anak. Naluri buaya kan menyerang ke mahluk yang lebih kecil. Tapi sebaiknya jangan dibunuh. Ditangkap saja, lalu dipindahkan atau dibawa ke penangkaran,” kata Atong.

Dengan kejadian penampakan seekor buaya besar yang panjangnya sekitar 3,5 meter ini spontan yang diabadikan oleh warga menyebar di media sosial di salah satunya group Whatsapp.

Video yang beredar tersebut menceritakan seorang warga melihat langsung kemunculan seekor buaya besar sedang berjemur di sungai Citonjong dan menjadi viral.

  • Bagikan