KABAR PANGANDARAN — Komunitas penyelam Duck Dive Batukaras menggelar aksi konservasi bahari bersama belasan siswa-siswi SMA Negeri 8 Jakarta di Pantai Sanghyang Kalang Blok Pangelek, Batukaras, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini berfokus pada edukasi lingkungan hidup serta edukasi langsung mengenai teknik transplantasi terumbu karang guna memulihkan ekosistem bawah laut yang kian terancam.
Dalam kegiatan edukatif tersebut, para pelajar tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga diajak memahami secara riil pentingnya peran terumbu karang bagi biota laut.
Anggota Duck Dive Batukaras secara telaten membimbing para peserta, mulai dari pengenalan struktur biologis karang, peran fisiologisnya terhadap rantai makanan bawah laut, hingga simulasi metode penanaman fragmen karang di media buatan.
Perwakilan Duck Dive Batukaras, Hendra, memaparkan secara komprehensif mekanisme pelaksanaan transplantasi terumbu karang di lapangan. Ia menjelaskan bahwa metode ini menjadi salah satu solusi efektif untuk mempercepat pemulihan terumbu karang yang rusak akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.
“Transplantasi ini merupakan teknik pembiakan karang dengan memanfaatkan fragmen karang hidup yang dipotong untuk kemudian ditanam pada substrat baru. Melalui proses ini, kita dapat mempercepat regenerasi ekosistem terumbu karang tanpa harus menunggu pertumbuhan alami yang memakan waktu belasan hingga puluhan tahun,” ujar Hendra di hadapan para peserta.
Hendra menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Blok Pangelek, Pantai Sanghyang Kalang, didasarkan pada kondisi arus dan pencahayaan matahari yang dinilai sangat ideal bagi kelangsungan hidup bibit karang baru. Selain itu, aspek pemeliharaan pasca-penanaman juga menjadi perhatian utama komunitas.
Tim penyelam Duck Dive Batukaras akan melakukan pemantauan berkala guna memastikan fragmen yang ditanam dapat berkembang dengan baik dan terbebas dari hama atau endapan lumpur.
Para siswa-siswi SMA Negeri 8 Jakarta menyambut antusias kesempatan ini. Pengalaman terlibat langsung dalam tindakan konservasi memberi dimensi baru pada pemahaman sains dan geografi lingkungan yang selama ini mereka pelajari di ruang kelas.
Melalui interaksi dengan para penyelam berpengalaman, para siswa diajak untuk lebih peka terhadap isu-isu pemanasan global dan pencemaran laut yang berdampak langsung pada pemutihan karang (coral bleaching).
Aksi kolaboratif ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian pesisir.
Duck Dive Batukaras berkomitmen untuk terus membuka ruang edukasi dan kerja sama dengan berbagai instansi pendidikan maupun masyarakat umum demi menjaga keberlanjutan ekosistem laut di wilayah Pangandaran dan sekitarnya.












