Pahlawan Devisa PMI Asal Pangandaran Yang Gugur di Negeri Jiran Pengurusan Haknya Akan Dibantu Pemda

  • Bagikan

PANGANDARAN – Pahlawan Devisa asal Kabupaten Pangandaran yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atas nama Wati (47) warga Kecamatan Pangandaran dan Akbar Ginanjar (33) warga Kecamatan Cijulang meninggal dunia di Malaysia pada bulan Agustus 2021 lalu.

Dua warga asal Pangandaran yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negara Malaysia tersebut saat ini oleh Pemerintah Daerah Pangandaran melalui Dinas Tenaga Kerja Industri Dan Transmigrasi sedang di upayakan pengurusan beberapa administrasi hak kedua almarhum tersebut.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dan Transmigrasi di Dinas Tenaga Kerja Industri Dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Ade Supriyatno mengatakan, ke dua PMI tersebut meninggal pada bulan Agustus 2021.

“PMI yang meninggal tersebut adalah Wati (47) warga Kecamatan Pangandaran dan Akbar Ginanjar (33) warga Kecamatan Cijulang,” kata Ade, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya Wati meninggal pada tanggal 3 Agustus 2021 lalu dan jenazahnya dikirim ke kampung halaman dan dikebumikan di Pangandaran pada tanggal 8 Agustus 2021.

“Almarhumah Wati dimakamkan di Pangandaran dan sudah hampir 20 tahun jadi PMI di Malaysia,” tuturnya.

Sementara itu almarhum Akbar Ginanjar meninggal pada tanggal 25 Agustus 2021 di salah satu Rumah Sakit Malaysia dan dikebumikan di Malaysia, sudah bekerja hampir 8 tahun.

“Kabar yang kami terima Wati mengalami penyakit asma sedangkan Akbar Ginanjar positif Covid-19,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan saat ini Pemerintah Kabupaten Pangandaran sedang melakukan upaya pengurusan beberapa administrasi ke dua PMI tersebut, bagi keluarga keduanya untuk bersabar dan ikhlas menerima keadaan yang terjadi.

“Kami akan melakukan koordinasi terkait pengurusan hak keduanya,” tambahnya.***

  • Bagikan