Berita

Pangandaran Melesat dalam Welas Asih dan Persatuan

×

Pangandaran Melesat dalam Welas Asih dan Persatuan

Sebarkan artikel ini
Mantan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata Ucapkan Milangkala Ke-14 Kabupaten Pangandaran.Sabtu, 24 Oktober 2026.(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – ​Momentum Hari Ulang Tahun ke-14 Kabupaten Pangandaran menjadi pijakan krusial untuk menengok kembali perjalanan sebuah daerah pemekaran yang kini beranjak dewasa. Seruan mantan Bupati Pangandaran dua periode, Jeje Wiradinata, untuk merajut kembali tali silaturahmi pasca-dinamika politik merupakan pesan moral yang amat bernas dan relevan.

​Di usia ke-14, Pangandaran bukan lagi sekadar wilayah pesisir yang bersolek, melainkan aset strategis Jawa Barat yang menyimpan potensi pariwisata, ekonomi maritim, dan kebudayaan luar biasa. Namun, lompatan besar tidak akan pernah terealisasi jika energi daerah dihabiskan untuk memelihara sekat-sekat perbedaan pasca-kontestasi. Sebagaimana ditegaskan Jeje, “Pemimpin bukan cek kosong, pemimpin adalah harapan masyarakat.” Kalimat ini menjadi pengingat tajam bahwa legasi kepemimpinan tidak diukur dari megahnya retorika, melainkan dari kesejahteraan rakyat yang dirasakan secara nyata.

​Estafet kepemimpinan dari masa ke masa—mulai dari penjabat awal hingga kepemimpinan Bupati Citra Pitriyami saat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan napas pembangunan yang berkesinambungan. Fondasi kuat yang telah ditancapkan para tokoh pemrakarsa pemekaran dari Kabupaten Ciamis tidak boleh disia-siakan. Menghargai sejarah bukan berarti berpuas diri pada pencapaian masa lalu, melainkan menjadikannya kompas untuk mengevaluasi kekurangan dan memperbaiki arah ke depan.

​Tantangan Pangandaran ke depan jelas tidak makin ringan: percepatan pemerataan infrastruktur, penguatan ketahanan bencana pesisir, peningkatan kualitas SDM, hingga optimalisasi pendapatan daerah tanpa mengikis kearifan lokal. Tugas berat ini tentu tak bisa ditumpukan semata pada pundak pemerintah daerah.

​Semboyan “Jagakarsa Mahakarya Praja” harus dihidupkan sebagai spirit kolektif. Saatnya seluruh elemen pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, hingga pelaku usaha menanggalkan ego sektoral dan merapatkan barisan. Sebab pada akhirnya, Pangandaran yang melesat maju hanya bisa terwujud bila diikat oleh semangat gotong-royong dan kebersamaan yang tulus. Selamat ulang tahun ke-14, Kabupaten Pangandaran!