Berita  

RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Lima Kebiasaan Buruk Perusak Mata

Menjaga kesehatan mata sering kali luput dari perhatian masyarakat di tengah tingginya ketergantungan terhadap gawai dan aktivitas digital harian. (Istimewa).

KABAR ​PANGANDARAN – Menjaga kesehatan mata sering kali luput dari perhatian masyarakat di tengah tingginya ketergantungan terhadap gawai dan aktivitas digital harian. Mengantisipasi meningkatnya gangguan penglihatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran secara proaktif membagikan edukasi publik mengenai pentingnya mengidentifikasi dan menghentikan kebiasaan buruk yang dapat memicu kerusakan fungsi mata.

​Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa memelihara kesehatan mata sangat krusial agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan dengan nyaman tanpa hambatan visual.

​Lima Kebiasaan yang Harus Dihindari

​Berdasarkan publikasi edukasi visual dari pihak RSUD Pandega Pangandaran, terdapat lima kebiasaan sehari-hari yang dinilai berisiko tinggi membuat mata cepat lelah dan berpotensi memicu kerusakan jangka panjang:

– ​Membaca Buku atau Main HP Sambil Rebahan: Posisi tubuh yang telentang cenderung membuat jarak pandang tidak stabil dan memaksa otot mata bekerja lebih keras.

– ​Membaca di Ruangan Gelap atau Minim Cahaya: Kurangnya pencahayaan yang ideal memaksa pupil mata melebar dan mengakibatkan kelelahan visual yang konstan.

– ​Membaca Terlalu Dekat: Menjaga jarak baca yang terlalu sempit secara berulang dapat memicu ketegangan otot akomodasi mata.

– ​Terlalu Lama Menatap Layar HP atau Laptop: Paparan pancaran sinar dari layar perangkat elektronik tanpa jeda yang cukup menjadi pemicu utama sindrom mata kering dan tegang.

– ​Doom Scrolling Lebih dari 3 Jam per Hari: Kebiasaan berselancar di media sosial dalam durasi yang panjang secara terus-menerus tanpa henti memperparah kelelahan mata.

​Rekomendasi Medis

​Manajemen RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan bahwa keluhan mata lelah sering kali datang diam-diam namun berdampak signifikan pada produktivitas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengatur durasi penggunaan gawai dan memperhatikan posisi serta pencahayaan saat beraktivitas.

​Jika masyarakat atau pasien mulai merasakan adanya gangguan penglihatan kronis atau keluhan yang tidak kunjung membaik, pihak RSUD Pandega Pangandaran menyarankan untuk segera melakukan konsultasi medis secara langsung ke Dokter Spesialis Mata di RSUD Pandega Pangandaran agar mendapatkan penanganan klinis yang tepat.