KABAR PANGANDARAN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kanker payudara. Momentum Bulan Kanker Payudara Sedunia dimanfaatkan pihak rumah sakit untuk mengedukasi pentingnya deteksi dini sebagai langkah preventif dalam menyelamatkan nyawa.
Melalui keterangan resminya, manajemen RSUD Pandega mengingatkan bahwa setiap perempuan memiliki risiko. Namun, deteksi pada stadium awal dapat meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.
Pentingnya Deteksi Dini melalui SADARI dan Mamografi
Langkah termudah yang dapat dilakukan setiap perempuan adalah Periksa Payudara Sendiri (SADARI) secara rutin setiap bulannya di rumah. Jika menemukan adanya benjolan, perubahan tekstur kulit, atau gejala tidak wajar lainnya, masyarakat diimbau untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Selain pemeriksaan mandiri, RSUD Pandega juga menyediakan fasilitas penunjang medis modern berupa layanan mamografi (mammography). Pemeriksaan berbasis radiologi ini jauh lebih akurat dibandingkan pemeriksaan fisik biasa, terutama dalam mendeteksi tumor atau kanker saat ukurannya masih sangat kecil dan belum menyebar. Prosedur mamografi dirancang aman, cepat, serta minim rasa sakit.
Jadwal Praktik Dokter Spesialis Bedah dan Pendaftaran
Bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi lanjutan maupun tindakan medis terkait kesehatan payudara, RSUD Pandega menyiagakan dua dokter spesialis bedah:
dr. Dasrizal, Sp.B: Praktik setiap Senin s.d. Kamis
dr. Juliawan Perminanto, Sp.B: Praktik setiap Jumat dan Sabtu
Adapun jadwal pendaftaran layanan Poliklinik Bedah RSUD Pandega dibuka dengan rincian waktu sebagai berikut:
Senin–Kamis: Pukul 07.00–11.00 WIB
Jumat: Pukul 07.00–10.00 WIB
Sabtu: Pukul 07.00–10.30 WIB
Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan demi mendapatkan penanganan yang optimal sejak dini.***












