KABAR PANGANDARAN — Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan pentingnya mempertahankan Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa sebagai pusat tradisi berkuda dan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran.
”Seingat saya sejak umur 10 tahun, saya sudah nonton pacuan kuda di Pangandaran. Sampai hari ini masyarakat masih antusias,” kata Susi saat menghadiri Kejurnas Derby 2026 di Pangandaran, Minggu (26/7/2026).
Mengingat sejarah penutupan gelanggang Tapak Doyong dan Cikembulan pada masa lalu, Susi menegaskan agar Lapangan Legok Jawa tidak mengalami nasib serupa.
”Mudah-mudahan tidak ada lagi yang menutup lokasi ini. Kalau ada, saya demo. Karena ini tempat terbaik saat ini,” ujar Susi.
Susi mengusulkan pemerintah daerah dan penyelenggara rutin menggelar ajang pacuan kuda 2–3 kali setahun untuk menggeliatkan pariwisata.
Menurutnya, pemerintah tinggal menyempurnakan fasilitas pendukung dan mengatasi kendala teknis penyelenggaraan (bottleneck), mengingat modal antusiasme warga sudah sangat kuat.***












