KABAR PANGANDARAN – Didorong keprihatinan atas mangkraknya akses infrastruktur akibat keterbatasan anggaran, seorang warga Desa Parigi berinisiatif melanjutkan pembangunan jalan buntu secara swadaya. Langkah mandiri ini dilakukan agar jalur tersebut dapat tersambung penuh, sekaligus menjadi akses cepat menuju kawasan pesawahan dan fasilitas pendidikan.
Jalan yang berlokasi di Blok Pangawinan, Dusun Cijalu, Desa Parigi ini sebenarnya telah mendapatkan pengerasan dari pemerintah desa sekitar tahun 1997. Secara keseluruhan, jalur yang terhubung dengan rute lintasan TPA tersebut memiliki panjang sekitar 1.000 meter.

H. Rusdi (66), sosok dermawan di balik aksi sosial ini, tergerak untuk membuka dan menyambungkan titik jalan yang terputus agar manfaat dari pengerasan jalan sebelumnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas.
”Ke depan, kalau ada rezeki, sekitar 500 meter lagi akan dilanjutkan untuk ditimbun tanah cabluk. Untuk sekarang, kami fokus menyambungkan bagian yang buntu terlebih dahulu,” ujar H. Rusdi saat ditemui dilokasi, Rabu, 16 September 2026.
Aksi nyata tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Desa Parigi. Kepala Desa Parigi, Ajat Sudrajat, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian warganya dan berharap inisiatif ini membawa kebaikan bagi seluruh komunitas.
”Dengan adanya bantuan dari dermawan ini, semoga jalannya bermanfaat bagi warga dan menjadi ladang pahala dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Ajat.
Senada dengan Kepala Desa, Kepala Dusun Cijalu, Boyo Tata, turut menyampaikan apresiasi mendalam mewakili seluruh warga Dusun Cijalu.
”Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Haji Rusdi atas kedermawanannya menyambungkan jalan yang telah lama buntu ini,” ungkap Boyo.***












