Berita  

Jeje Wiradinata Tanggapi Santai Kepindahan Ino Darsono ke PSI: “Saya Ngurusin PDI, Bukan Partai Lain

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata,Saat Di Wawancara Media.(M Jerry/KP).

KABAR PANGANDARAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, menanggapi santai ihwal langkah politik Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, yang kini berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepindahan Ino tersebut santer dikabarkan terjadi usai pertemuannya dengan Joko Widodo di Solo beberapa waktu lalu.

Fakta ini cukup menarik perhatian publik, mengingat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya, pasangan Citra Pitriyami dan Ino Darsono maju dengan status sebagai calon yang diusung penuh oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Menyikapi manuver politik tersebut, Jeje merespons dengan santai dan memilih untuk tidak terlalu jauh mencampuri urusan partai lain. Ia menegaskan posisinya saat ini hanya fokus mengurus internal partainya sendiri.

“Jadi begini, saya ini Ketua DPC PDI (Perjuangan). Ya saya ngurusin PDI, ngapain ngurusin partai orang lain,” ujar Jeje saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Menurut Jeje, dinamika politik merupakan hal yang lumrah terjadi. Setiap individu memiliki hak politik dan pilihan masing-masing dalam menentukan arah perjuangan politiknya. Karena itu, dirinya tidak ingin memberikan penilaian yang terlalu jauh terkait keputusan Ino Darsono bergabung dengan PSI.

Lebih lanjut, Jeje juga enggan memberikan komentar yang bersifat pribadi terkait langkah politik tersebut. Menurutnya, komentar yang keluar dari dirinya berpotensi subjektif dan tidak natural mengingat posisinya sebagai kader sekaligus pimpinan partai.

“Kan kalau saya berkomentar, komennya bisa subjektif, tidak natural. Tadi yang paling tepat ke mana? Nanya ke rakyat. Gimana kata rakyat, kan begitu,” tutur Jeje menambahkan.

Ia menilai masyarakatlah yang paling berhak memberikan penilaian terhadap dinamika politik yang terjadi, termasuk perpindahan dukungan maupun afiliasi partai para tokoh politik di daerah.

Sebagai penutup, Jeje mengingatkan bahwa proses kontestasi politik telah selesai. Saat ini, kata dia, Ino Darsono sudah resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Pangandaran sehingga yang terpenting adalah fokus menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat.

“Kan sekarang mah sudah jadi Wakil Bupati, bukan lagi pencalonan. Oke? Siap,” pungkasnya.

Kepindahan Ino Darsono ke PSI sendiri hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan pengamat politik lokal. Banyak pihak menilai langkah tersebut dapat memengaruhi peta politik di Kabupaten Pangandaran ke depan, terutama menjelang dinamika politik berikutnya.