bjb

Aquarium Indonesia Jadi Alternatif Liburan Di Pangandaran

Foto Istimewa

Penulis: Rifqi Taufiqurrohman Khodari Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi PSDKU UNPAD Pangandaran.

Libur akhir tahun kali ini bisa diisi dengan berkunjung ke Aquarium Indonesia Pangandaran, yaitu wisata edukasi aquarium yang baru saja buka di Pangandaran. Selain menyaksikan ikan di balik kolam cekung yang membentang sepanjang 47 meter, pengunjung juga bisa menyentuh biota laut secara langsung hingga belajar sejarah kekayaan Nusantara.

“Tidak hanya itu, Aquarium Indonesia Pangandaran juga diklaim sebagai jendela aquarium terbesar di Indonesia yang membentang sepanjang 33 meter dan saya diarahkan untuk melihat berbagai macam biota laut lainnya,” kata Yuli (Public Relations)

Sejarah Berdirinya Aquarium Indonesia

Aquarium Indonesia Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata yang populer di Jawa Barat, dulunya bernama Aquarium Piamari Pangandaran kini berganti nama menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran, aquarium ini terletak di area Pantai Timur Pangandaran dan juga berdekatan dengan kawasan terpadu kemaritiman Indonesia yaitu Pusat Pendaratan Pelabuhan Ikan Cikidang, Pangandaran.

Aquarium ini didirikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pembangunannya sendiri telah dimulai sejak 2017 lalu dan rencananya akan dilengkapi dengan balai riset juga, tujuan dari pembangunan aquarium ini adalah untuk memperkenalkan kekayaan laut Indonesia kepada masyarakat luas, khususnya anak-anak sekolah.

Aquarium Indonesia Pangandaran hadir menawarkan keindahan alam bawah laut dengan mengedepankan nilai edukasi kepada wisatawan dan diharapankan mampu untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Pangandaran. Selain tempat wisata keluarga, Aquarium Indonesia Pangandaran bagus untuk anak anak sekolah dimana anak anak dapat langsung melihat biota laut. “Ucap Yuli (Public Relations).

Keunikan Aquarium Indonesia Yang Menjadi Daya Tarik Para Pengunjung

Keunikan utama Aquarium Indonesia Pangandaran yaitu aquarium melengkung raksasa yang satu – satunya di Indonesia yang berada di awal pintu masuk. Aquarium ini memiliki tinggi 7 meter, panjangnya 43 meter, dan lebar kolam 5 meter.

Didalamnya terdapat koloni ikan yang berenang secara bergerombol (schooling). Pengunjung dapat melihat ikan – ikan tersebut dari segala arah karena aquarium ini terbuat dari kaca transparan, Aquarium ini berisi berbagai jenis ikan laut.

Aquarium Indonesia Pangandaran juga memiliki kolam sentuh yang memungkinkan pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan biota laut seperti lobster, ikan kerapu garis biru, bintang laut tombol merah, bintang laut bantal, penyu, dan hiu kucing karang  yang berada di lantai 2. Kolam sentuh ini menjadi daya tarik bagi pengunjung, terutama anak – anak. Selain itu, Aquarium Indonesia Pangandaran menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat mengedukasi wisatawan.

Salah satunya adalah dengan adanya Kolam Sentuh yang memungkinkan wisatawan dapat menyentuh dan berinteraksi langsung dengan biota laut seperti bintang laut, penyu, ikan pari dan babi laut.

Selain Kolam Sentuh, wisatawan juga disuguhkan dengan lukisan kehidupan bawah air atau Dinding Dekorasi, serta adanya wahana Sketch Aquarium dan Virtual Reality (VR) Aquarium yang menampilkan berbagai media antara lain, Interactive Floor, Digital LED, Touch Screen, dan beberapa wahana digital lainnya yang sejalan dengan pesatnya teknologi tentu akan menambah pengetahuan baru bagi para wisatawan.

Dan disini tak kalah menariknya ada pertunjukan atraksi penyelam memberi makan ikan atau disebut juga Feeding Show menjadi alasan terakhir mengapa harus berkunjung di Aquarium Indonesia Pangandaran.

Atraksi Feeding Show ini memberikan pengalaman baru bagi wisatawan karena dapat menyaksikan langsung berbagai jenis biota laut menyerbu penyelam yang membawa kaleng makanan. Atraksi Feeding Show dapat wisatawan saksikan langsung pada jam 11.00 WIB atau 15.00 WIB. “Ucap Yuli (Public Relations).

Aquarium Indonesia Pangandaran juga dilengkapi sebuah museum yang bernama “Museum Ibu Rempah” yang merupakan sebuah destinasi wisata aquarium terbesar di Indonesia yang memiliki sebuah museum khusus membahas tentang rempah – rempah di seluruh Nusantara dan terletak di lantai dua dari Aquarium Indonesia Pangandaran.

Museum Ibu Rempah memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi dan di dalamnya terdapat berbagai koleksi yang berkaitan dengan rempah – rempah, dari seluruh Nusantara, mulai dari sejarah rempah – rempah di Nusantara, proses perdagangan rempah – rempah, hingga berbagai jenis rempah – rempah yang ada di dunia.

Museum Ibu Rempah di Aquarium Indonesia Pangandaran bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya rempah – rempah yang ada di berbagai Nusantara. Museum Ibu Rempah merupakan salah satu daya tarik wisatawan yang menarik untuk dikunjungi oleh segala usia, baik anak – anak, remaja, maupun dewasa. “Ucap Yuli (Public Relations).

Harga Tiket Masuk Terjangkau Masuk Aquarium Indonesia

Aquarium Indonesia memiliki fasilitas yang lengkap, seperti tempat parkir, toilet, kantin, dan toko souvenir. Aquarium ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.30 tutup pukul 16.30 WIB. Harga tiket masuk untuk hari weekday adalah Rp. 40.000, sedangkan untuk hari weekend adalah Rp. 50.000, untuk batasan anak-anak yang usianya 80 cm dikenakan bayar.

Perbedaan harga tiket ini diberlakukan karena pada hari weekday dan hari weekend, jumlah pengunjung yang datang ke Aquarium Indonesia Pangandaran biasanya lebih banyaknya di hari weekend dibandingkan pada hari weekday. “Ucap Yuli (Public Relations).

Sistem Promosi yang dilakukan oleh Aquarium Indonesia

Aquarium Indonesia Pangandaran telah melakukan berbagai upaya promosi salah satunya untuk meningkatkan kunjungan dan ketertarikan masyarakat melalui Instagram @aquarium_ind disana menyediakan berbagai informasi menarik tentang seputar informasi mengenai biota laut dan kegiatan-kegiatan yang ada di Aquarium Indonesia Pangandaran. Upaya promosi yang dilakukan oleh Aquarium Indonesia Pangandaran telah membuahkan hasil. “Ucap Yuli (Public Relations).***