Berita

Cegah Nyeri Lutut Parah, RSUD Pandega Pangandaran Imbau Warga Jaga Kesehatan Sendi Sejak Muda

0
×

Cegah Nyeri Lutut Parah, RSUD Pandega Pangandaran Imbau Warga Jaga Kesehatan Sendi Sejak Muda

Sebarkan artikel ini
Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran, dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.O.T, (istimewa).

KABAR ​PANGANDARAN — Kasus pengapuran sendi atau osteoartritis merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi sangat tinggi, terutama pada kelompok lansia berusia 50 hingga 70 tahun.

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran, dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.O.T, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut dapat mengganggu mobilitas harian pasien jika telah mencapai stadium lanjut.

​Dokter Rosyad menjelaskan, ketika pasien mengalami osteoartritis derajat 3 atau 4, rasa nyeri pada area lutut akan terasa sangat berat hingga menghambat aktivitas sehari-hari. Pada tahap kronis ini, tindakan Total Knee Arthroplasty (TKA) atau operasi penggantian bantalan sendi lutut menjadi salah satu solusi medis utama yang direkomendasikan.

​” Total Knee Arthroplasty adalah operasi penggantian bantalan sendi lutut. Prosedur ini biasa kami kerjakan pada kasus osteoartritis derajat 3 atau 4, menyesuaikan dengan kondisi pasien masing-masing,” ujar dr. Rosyad.

​Pentingnya Menjaga Kesehatan Lutut Sejak Usia Muda

​Kendati tindakan pembedahan tersedia untuk mengatasi pengapuran sendi, dr. Rosyad menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga timbul rasa sakit hebat baru mulai memedulikan kesehatan sendi.

​”Proses untuk mencegah atau menjaga kesehatan lutut kita bukan dimulai pada saat kita sudah mulai merasa sakit, melainkan sejak kita masih muda,” tutur dr. Rosyad.

​Pihak RSUD Pandega Pangandaran terus mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan gaya hidup sehat, menjaga berat badan ideal, dan rutin berolahraga untuk menekan risiko pengeroposan maupun kerusakan bantalan sendi lutut di masa tua.